Selasa, 15 September 2015

resensi buku ilmu faal olahraga

RESENSI BUKU

1.Identitas Buku
a.Judul buku : Ilmu FAAL Olahraga
b.Pengarang : Prof. H.Y.S Santosa Giriwijoyo dan Dr. Dikdik Zafar Sidik, S.Pd., M.Pd
c.Penerbit : PT REMAJA ROSDAKARYA
d.Cetakan : Maret 2013
e.Jumlah halaman : v + 432 halaman
f.ISBN : 978-979-692-114-0
2.Pembuka Resensi
Kegagalan dalam memahami teori-teori ilmu faal olahraga akan menghasilkan konsep- konsep yanng salah yang akan diikuti oleh kesalahan bahkan mungkin kefatalan dalam menerapkannya, yang tentu saja dapat mengundang bahaya. Olehh karena itu, fakta dalam ilmu faal dan teori yang berkembang daripdanya mendapat pemahaman dan penghayatan yang mendalam agar tidak terjadi kesalahan dalam penerapannya.
Sesungguhnya, ilmu faal olahraga adalah dasar ilmu pelatihan, sehingga tanpa pengetahuann ilmu faal olahraga maka pelaksanaan pelatihannya menjadi tidak ilmiah. Setelah membaca buku yang padat oleh penjelasan tentang ilmu faal olahraga ini, diharapkan pembaca atau mahasiswa dapat memahami dan mengerti konsep ilmu faal olahraga yang diperlukan agar dapat menerapkannya secara benar dan baik dalam tugasnya sebagai olahragawan, guru penjaskes, atau sebagai pelatih olahraga prestasi.
3.Jenis Buku
Buku ilmu FAAL Olahraga ini merupakan buku pendidikan yang mengarah pada bidang olahraga pada lingkup olahraga.
4.Keunggulan Isi Buku
Pada buku Ilmu FAAL olahraga ini mempunyai banyak sekali keunggulan dalam isinya, karena isi dari buku ini di lengkapi dengan pertanyaan – pertanyaan atau latihan yang bisa di pergunakkan untuk mengetahui batas kemampuan kita dalam mengerti materi yang ada di dalam buku ini.
5.Kelemahan Isi Buku
Pada dasarnya buku ini hampir tidak mempunyai kelemahan karena juga sudah ada revisi atau perbaikan pada cetakan keduanya, buku ini selain di tunjang dengan materi yang cukup lengap juga di lengkapi pertanyaan – pertanyaan yang membantu pembaca dalam mengetahui seberapa kemampuan pembaca dalam memahami isi buku.
6.Nilai Buku
Hal yang dapat kita petik dalam buku ini adalah ilmu faal olahraga adalah dasar ilmu pelatihan, sehingga tanpa pengetahuann ilmu faal olahraga maka pelaksanaan pelatihannya menjadi tidak ilmiah.
Kesimpulan :
Buku ini adalah buku yang sangat cocok untuk pedoman bagi seorang pelatih atau guru penjas dalam mengkaji di bidang fisiologi sebagai dasar untuk melatih atau mengajar, karena di dalamm buku ini terdapat banyak sekali materi materi yang sangat menunjang pembelajaran itu, antara lain Ilmu FAAL Olahraga, Kesehatan, kebugaran jasmani, olahraga dan olahraga kesehatan, kesehatan ( pendidikan jasmani dan pembelajaran di sekolah ), oksigen air pangan, ergosistema, olahdaya metabolisme, oksigen dan anti oksidan, analisis penampilan olahraga, latihan pendahuluan dan latihan penutup, dasar-dasar fisiologi pelatihan fisik, latihan kondisi fisik, fisiologi molekuler otot, latihan otot, batas kemampuan maksimal, gangguan fungsi otot, aklimatisasi, pembuangan paans tubuh, pemeliharaan homeostatis, fisiologi massage, hydro-Massage air panas dan air dingin, pembelajaran gerak keterampilan, latihan keterampilan teknik dan kelelahan pada olahraga prestasi, kemungkinan perbaikan sistem ventilasi ruangan olahraga tertutup, dopping dan olahraga prestasi, respon fisiologik terhadap latihan fisik, senam aerobik, tata gizi olahraga.
Itu lah sub-sub materi yang dibahas dalam buku ini yang bila pembaca membaca buku ini dapa memahami pentingnya pengetahuan fisiologi dalam mendasari kegiatan pelatihan maupun pembelajaran.

sinopsis buku ilmu kesehatan olahraga

RESENSI BUKU


1.Identitas Buku
a.Judul buku : Ilmu Kesehatan Olahraga
b.Pengarang : Prof. H.Y.S Santosa Giriwijoyo dan Dr. Dikdik Zafar Sidik, S.Pd., M.Pd
c.Penerbit : PT REMAJA ROSDAKARYA
d.Cetakan : oktober 2013
e.Jumlah halaman : v + 451 halaman
f.ISBN : 978-979-692-085-3
2.Pembuka Resensi
Kesibukan “ duniawi “ seringkali menyebabkan orang menjadi kurang gerak, disertai stres yang dapat mengundang berbagai penyakit non-infeksi. Khususnya orang yang tidak melakukan olahraga atau menjalankan pola hidup yang tidak sehat.salah satu cara untuk meningkatkan dan memelihara derajat kesehatan adalah dengan melakukan olahraga kesehatan. Sehingga orang bukan saja sehat di kala diam ( sehat statis ) tetapi juga sehat serta mempunyai kemampuan gerak yang mendukung aktivitas kehidupannya sehari-hari ( sehat dinamis ).
Buku ini menguraikan secara terperinci tata hubungan antara olahraga dengan kesehatan, cara olahraga untuk kesehatan, berapa berat olahraga ayng harus di lakukan agar menjadi lebih sehat, dan permasalahan penting lainnya yang menyangkut kesehatan. Intinya, buku ini mengarahkan pembaca agar mampu mencapai derajat kesehatan sesuai konsep sehat WHO, yakni sejahtera jasmani, rohani, dan sosial. Bukan hanya bebas dari penyakit, cacat, ataupun kelemahan.
3.Jenis Buku
Buku ilmu Kesehatan Olahraga ini adalah jenis buku pendidikan antara kesehatan dan olahraga.
4.Keunggulan Isi Buku
Untuk orang atau pembaca yang suka mendalami bidang kesehatan melalui olahraga, atau yang ingin mencari tahu bagaimana cara berolahraga kesehatan yang baik dan benar, buku ini mempunyai keunggulan dalam kajian tersebut, karena di dalam buku ini banyak sekali membahas bagaimana cara melakukan olahraga kesehatan yang baik dan benar, olahraga kesehatan bagi anak dan ibu hamil, dll.
5.Kelemahan Isi Buku
Pada dasarnya buku ini hampir tidak mempunyai kelemahan karena juga sudah ada revisi atau perbaikan pada cetakan keduanya, tetapi ada buku ini tidak dilengkapi dengan pertanyaan – pertanyaan yang dapat menguji sejauh mana kemampuan kita dalam memahami materi
6.Nilai Buku
Hal yang dapat kita petik dalam buku ini adalah olahraga itu sangatlah penting dalam kehidupan kita sehari – hari, . Sehingga orang bukan saja sehat di kala diam ( sehat statis ) tetapi juga sehat serta mempunyai kemampuan gerak yang mendukung aktivitas kehidupannya sehari-hari ( sehat dinamis ).
Kesimpulan :
Buku ini sangatlah cocok bagi orang atau pembaca yang ingin tahu bagaimana cara melakukan olahraga agar mendapatkan derajat kesehatan sesui konsep sehat dari WHO. Isi dari buku ini antara lain : kesehatan olahraga ( sport medicine ), pembinaan mutu sumber daya manusia, manfaat dan mudarat olahraga, olahraga kesehatan, olahraga kesehatan tenaga dalam seni pernapasan satria nusantara, kelelahan dan overtraining, olahraga pada anak, cedera olahraga, kondisi herediter dan cedera olahraga pada anak, penyakit kronis, penyakit akut, dan kegiatan olahraga pada anak, penilaian kesehatan prapartisipasi ( PKPP )dan keamanan olahraga pada anak, fisiologi reproduksi pada wanita, wanita dan olahraga,olahraga dan kehamilan, olahraga kesehatan dan kebugaran jasmani, olahraga air, stres lingkuungan, cedera kepala dan leher, nutrisi dan sumber energi, tata gizi olahraga, puasa dan olahraga kesehatan, asma dan olahraga.
Itulah sub-sub materi yang ada di buku ini yang akan membuat pembacanya memahami kesehatan olahraga dan mampu meningkatkan derajat kesehatan sesuai dengan konsep kesehatan WHO.

Selasa, 01 September 2015

sepak takraw

SEPAK TAKRAW
1. PENGERTIAN SEPAK TAKRAW
Sepak takraw adalah jenis olahraga campuran dari sepak bola dan bola voli, dimainkan di lapangan ganda bulu tangkis, dan pemain tidak boleh menyentuh bola dengan tangan. Kejuaraan paling bergengsi dalam cabang ini adalah King's Cup World Championships, yang terakhir diadakan di Bangkok, Thailand.
Permainan ini berasal dari zaman Kesultanan Melayu ((634-713)) dan dikenal sebagai Sepak Raga dalam bahasa Melayu. Bola terbuat dari anyaman rotan dan pemain berdiri membentuk lingkaran.
Catatan sejarah terawal tentang sepak raga terdapat dalam sejarah Melayu. Ketika pemerintahan Sultan Mansur Shah Ibni Almarhum Sultan Muzzaffar Shah (1459 - 1477), seorang puteranya bernama Raja Ahmad telah dibuang negeri karana membunuh anak Bendahara akibat persengketaan ketika bermain sepak raga. Raja Ahmad kemudiannya diangkat menjadi Sultan di Pahang, bergelar Sultan Muhammad Shah I Ibni Almarhum Sultan Mansur Shah.
Arti sepak sila dalam kamus besar bahasa Indonesia adalah tendangan dengan kaki sebelah dalam. Sepak sila adalah teknik menyepak bola dengan menggunakan kaki bagian dalam. Sepak sila digunakan untuk menerima dan menimang/menguasai bola, mengumpan antara bola danmenyelamatkan serangan lawan
Pada tahun 1940-an hal ini berubah dengan menggunakan jaring dan peraturan angka. Di Filipina permainan ini disebut sipa, di Burma chinlone, di Laos maradong, dan di Thailand takraw.
Peraturannya sama dengan bola voli dengan perbedaan:
1. pemain tidak boleh menyentuh bola dengan tangan
2. pemain atau tim hanya boleh menyentuh bola 3 kali berturut-turut
3. posisi pemain bertahan tidak diputar
Olahraga sepak takraw merupakan olahraga yang lebikh cenderung menggunakan sistem energi anaerobik, karena pada olahraga ini memerlukan intensitas tinggi dalam waktu singkat contohnya pada saat melakukan, samhs berputar, berlali menjangkau bola, servis dan menendang.
Sepaktakraw sebagai permainan beregu yang terdidri dari tiga orang setiap regu itu merupakan permainan yang sederhana. Sarana dan prasarananya sangat sederhana dan murah. Perlengkapan permainan serba murah tidak memerlukan imporan, dapat dimainkan oleh seluruh lapisan masyarakat sehingga permainan ini merupakan permainan rakyat.
Untuk berolahraga sepaktakraw diperlukan pembinaan fisik secara umum berkenaan dengan kekuatan, daya tahan, kecepatan, kelincahan dan kelentukan. Secara khusus kondisi fisik meliputi stamina, daya ledak, reaksi, koordinasi, ketepatan dan keseimbangan. Untuk bermain sepaktakraw memerlukan kondisi tubuh dan kondisi fisik yang prima. Oleh sebab itu perlu beberapa kemampuan tersebut dilatih agar mendapatkan kondisi puncak sehinggah dapat mencapai prestasi maksimal. Dengan refleksi sepaksila dalam permainan sepak raga yang kemudian menjadi unsur yang sangat penting dalam permainan sepaktakraw. Komponen fisiknya yaitu daya ledak tungkai, kelincahan, kelentukan dan koordinasi mata-kaki merupakan faktor penunjang dalam olahraga sepaktakraw, sebab pada saat melakukan pergerakan tersebut togok akan terbebani setiap menjangkau gerakan servis, sepaksila, dan smash. Disamping itu daya ledak tungkai berperan untuk menahan gerakan yang dilakukan dimana disaat gerakan dilakukan salah satu kaki akan menopang untuk menjaga agar gerakan yang dilakukan menjadi efesien. Namun semua itu dapat terlaksana dengan baik dan optimal bila ditunjang daya ledak tungkai sebagai dasar dari komponen fisik. Komponen fisik tersebut sangat dibutuhkan pada waktu melakukan smash terhadap permainan permainan sepaktakraw karena smash merupakan suatu gerakan yang cepat dan tepat agar bola yang dismash terarah dan tajam kesasaran.
Pola Latihan
Semua kegiatan tersebut membutuhkan tenaga, kecepatan dan kelenturan yang sangat bagus. Maka sistim pelatihan olahraga ini lebih difokoska pada gerakan-gerakan yang cepat dan bertenaga, seperti:
1. Melatih gerakan cepat, seperti :
• Lari sprint(melatih kecepatan dan power otot)
• Latihan gerakan samba dan zig-zak (melatih kelentukan, dan kelincahan)
2. Gerakan yang melatih kekuatan otot
• Sepring ( melatih kemampuan untuk melompat tinggi)
• lompat-lompat(lompat dengan satu kaki dan lompat dengan dua kaki)
3. . Gerakan kelenturan
• Split (melatih kelentukan pada bagian kaki)
• Cium lutut(melatih kelentukan pada punggung)


Efek terhadap otot
pada jenis latihan ini lebih menekankan kecepatan, kekuatan dan kelincahan, yang dominan dimiliki oleh otot putih, sehingga:
a. Otot menjadi lebih besar
b. Kekuatan otot lebih meningkat
c. Glycogenya meningkat
d. Namun menjadi cepat lelah, dan mudah terjadi kram otot.

Penanganan Kelelahan
Pada olahraga sepak takraw atlit sangat dituntu untuk dapat melompat tinggi agar bisa mencetak scoor dengan cara smahs. Namun tak mudah untuk melakukan hal tersebut sehingga perlu latihan dan tenaga yang sangat besar untuk bisa melakukan smahs. Sehingga tak ayal atlit mengalami kelelahan saat bertanding. Tapi hal tersebut akan sangat sebentar karena dengan tubuh yang sudah terlatiah , hanya dengan mengambil nafas dan mengistirahatkan tubuh sekian detik, asam laktat akan cepat dipecah kembali.

2. ANALISA JENIS GERAKAN PADA SEPAK TAKRAW
Analisis gerakan sepak sila pada olahraga sepak takraw, dimana gerakan dengan kaki membentuk huruf T, yang digunakan untuk melakukan gerakan tersebut. Dalam melakukan gerakan sepak sila, tulang-tulang yang menjadi pendukung untuk melakukan gerakan tersebut, yaitu extremitas inferior (anggota tubuh bagian bawah) yang disusun oleh cingulum inferior yang meliputi antara lain:
Os femur Os tarsalia Os patela
Os tibia Os mettatarsalia, dan
Os fibula Os phalangelis
Kedua gelang pinggul kanan dan kiri bertaut dengan os sacrum, diikat oleh ligamentum yang kuat di daerah posterior dan kedua gelang pinggul kanan kiri tersebut di bagian anterior membentuk pelvis.
Dengan demikian dapat dikatakan bahwa pada rangka anggota badan bawah dapat dibedakan :
• Tulang-tulang gelang pinggul terdapat os pubis, os illium, dan os ischium.
• Tulang-tulang anggota badan bawah yang bebas meliputi os femur, ossa cruis, os pattela, ossa pedis.

2. Gerakan yang terjadi pada otot
Dalam melakukan sepak sila di olahraga sepak takraw, gerakan sepak sila ini harus didukung oleh otot-otot yang bekerja di anggota tubuh bagian bawah yaitu baik tungkai atas dan tungkai bawah. Berikut ini adalah otot-otot yang bekerja dalam kaitannya seseorang melakukan sepak sila dan juga macam-macam gerakan yang terjadi pada articulatio coxae yang merupakan persendian antara femur dengan coxae yang dibentuk oleh acetabullum dengan caput femoris, yaitu sebagai berikut :
 Gerakan Antefleksi
Macam-macam otot-otot yang bekerja pada gerakan antefleksi tersebut, antara lain yaitu :
• M. Pectineus
• M. Rectus femoris
• M. Sartorius
• M. Abductor magnus
• M. Adductor longus
• M. Gluteus minimus
• M. Gluteus medius
• M. Tensor fasciae latae
• M. Adductor brevis
• M. Gracillis
Jika antefleksio dari keadaan retrofleksio, maka otot-otot yang bekerja sebagai berikut :
• m. Quadratus femoris & m. Abturator axternus
• m. psoas mayor yang ber origo dicorpora vertebralia lumbalia 1 s/d 4. Ber insertio trochanter minor.
• M. Psoas minor. Yang ber origo di corpus vertebrae thoracalis XII dan lumbalis I. Dan ber insertio di aminentia iliopectinea
• M. Illiacus. Yang ber origo di fossa illiaca. Dan ber insertio di throchanter minor.
• M. Rectus femoris. Ber origo di caput rectum dan caput obliquum, spina illiaca anterior inferior. Ber insertio di pattela.
• M. Sartorius. Ber origo di spina illiaca anterior posterior. Insertio tuberositas tibiae.
• M. Graciallis. Ber origo di ramus inferior ossis pubis. Insertio tuberositas tibiae.
• M. Gluteus medius. Ber origo di linea gluteia anterior. Insertio trochanter mayor.
• M. Gluteus minimus. Ber origo di linea glutea inferior. Insertio trochanter mayor.
• M. Quadratus femoris. Ber origo di tuber ischiudium. Insertio crista intertrochanterrica.


 Gerakan Retrofleksio
Macam-macam otot yang bekerja di dalam gerakan retrofleksio, yaitu antara lain :
a. m. gluteus maximus. e. M. biceps femoris
b. m. semi membranomus. f. M. semitendinosus
c. m. gluteus medius g. m. adductor magnus
d. m. kuadratus femoris
• M. gluteus maximus. Ber origo di linea glutea posterior, dataran dorsal os sacrum dan ligamentum sacrotuberosum. Insertion di tuberositas glutea dan fascia latae.
• M. semi membranosus. Ber origo di tuber ischiudium dan insertio condylus medialis tibiae.
 Gerakan Abduksio
Macam-macam otot-otot yang bekerja, yaitu antara lain :
a. m. piriformis d. m. gluteus minimus g. m. gluteusmaximus
b. m. rectus femoris e. m. gluteus medius
c. m. Sartorius f. m. tensor fasciae latae
• Gerakan Adduksio (gerakan tungkai atas kembali dekat ke bidang median)
Macam-macam otot yang bekerja :
a. m. Pectineus f. m. Gracillis
b. m. Semimembranosus g. m. semitendinosus
c. m. Psoas mayor h. m. Adductor magnus
d. m adductor brevis i. m. adductor longus
e. m. Gluteus maximus j. m. Illiacus

Gerakan Pada Articulatio Genus
a. Gerakan Flexio
macam-macam otot yang bekerja :
1. m. Popliteus 4. m. Semimembranosus 7. msartorius
2. m. gastrocnemius 5. m. Gracillis
3. m. semitendinosus 6. m. Biceps femoris
m. popliteus. Origo. Condylis lateralis femoris. Insertio linea poplitea

b. Gerakan Extensio
1. m. Tensor fasia latae;
2. m.quadriceps, terdiri dari 4 otot, yaitu:
• m. Rectus femoris
• m. Vastus medialis
• m. Vastus lateralis
• m. Vastus intermedius
ü m. Vastus medialis. Origo. Labium mediale lineae asperac dan proximal sampai basis throchanter minor.
ü M. Vastus lateraslis. Origo. Labium laterale lineae asperac dan proximal sampai basis trochanter mayor.

c. gerakan exoratio (outward rotation)
macam-macam otot-otot yang bekerja adalah:
• M. tensor fasiae latae
• M. gatrocnemius
• M. biceps femoris

d. gerakan endorotatio
macam-macam otot-otot yang bekerja adalah:
• M. Gracillis
• M. sartorius
• M. semitendinosus
• M. semimembranosus

Gerakan Pada Kaki
Hubungan tungkai bawah dengan kaki dibentuk oleh articulatio talocruralis. Pada articulatio ini gerakan yang terjadi berupa fleksi plantar ( yang sebenarnya gerakan fleksi ) dan fleksi dorsal ( yang sebenarnya gerakan extensi ).
Articulatio talocruralis terjadi oleh karena ligamentum tibiofibularis yang bersifat elastis. Ligamentum yang memperkuat persendian talocruralis ini adalah disebelah medial ligamentum: 1) calceneotibiali; 2) talotibiale posterius; 3) tibionaviculare; 4) talotibiale anterius; sedangkan yang berada di lateral adalah ligamentum: a) talofibulare postrius; b) calcaneofibulare.
Gerakan pada persendian Talocruralis
a. Gerakan fleksi
macam-macam otot yang bekerja adalah:
• M. gastrocnemius
• M. flexor digitorum longus
• M poronaes longus
• M. fleksor hallucis longus
• M tibialis posterius
• M poroneus brevis
soleus. Origo. Capitulum fibulae, corpus fibulae, lengkung urat capitulumfibulae dan linea poplitea. Insertio: tuber calcanea
m. soleus dengan m. gastrocnemius disebut juga dengan m. triceps curae
m. fleksor hallucis longus. Origo. 2/3 bagian distale fibulae dataran medial. Insertio. Tendonny melalui malleolus medialis disebelah dorsal untuk menuju phalanx terakhir dari jari 1.
m. poroneus longus. Origo. Capitulum fibulae bagian proximal tepi dorsal. Insertio. Tendonnya, mallioli ke distal, kemudian bergerak ke telapak kaki.
m. poroneus brevis. Origo. Caput fibulae dataran lateral. Insertio. Tendonnya melalui malleolis lateralis kemudian pergi ke distal untuk melekat pada tuberositas ossis mettatarsal.


b. gerakan extensio ( dorsi fleksi )
macam-macam otot yang bekerja adalah:
• M. exttensor hallucis longgus;
Origo. Dataran mediale corpus fibulae 2/3 bagian distal. Insertio. Tendonnya pergi ke dorsum pedis untuk melekat pada phalanx I dan 2 dari jari 1.
• M. extensor digitorum longus
Origo. Epycondilus laterale tibiae, capitulum fibulae dataran ventral, corus fibule dataran ventral 2/3 bagian prximal. Insertio. Tendonnya pergi ke dorsum pedis.
• M. tibialis anterior
3. Bentuk Anatomi yang sesuai Pergerakan yang terjadi
Melihat bentuk anatomi pada tungkai bawah, maka pergerakan yang sesuai untuk melakukan gerakan sepak sila yaitu sebagai berikut:
a. pada articualatio coxae : gerakan abduksi tungkai atas; gerakan adduksi.
b. pada articulatio genus : gerakan fleksi, axtensi, xorotasi, dan endorotasi
c. pada pergelangan kaki : pada talocruralis, gerakan yang terjadi yaitu gerakan fleksi ( fleksi plantar ), dan dorsi fleksi

Cara Melatih Berdasarkan Bentuk Anatomi
Dari analisis gerakan di atas, maka kita dapat mengetahui dan bagaimana cara memberikan latihan yang cocok untuk gerakan sepak sila tersebut. Tentunya gerakan ini berdasarkan atas analisa mengenai alat gerak aktif seperti otot-otot yang digunakan, ligament yang menjadi pendukung dan tulang-tulang yang menjadi alat gerak pasif tersebut.
Latihan yang dilakukan berdasarkan bagian tubuh mana yang sering digunakan dalam melakukan sepak sila yaitu bagian tubuh bagian bawah ( tungkai bawah ), adalah sebagai berikut:
• Posisi duduk
• Kedua kaki merapat, cium lutut kedua kaki tersebut.
• Kaki kanan lurus, yang kiri dittekuk keluar dengan sudut 30 derajat. Dan kemudian cium lutu kaki kanan, setelah itu cium
lutut kaki kiri. Begitu sebaliknya dengan kaki kiri apabila diluruskan.
• Kedua kaki mengkangkang. Julurkan kedua tangan ke depan.
• Kedua kaki mengkangkang. Cium kaki kanan.
• Kedua kaki mengkangkang. Cium kaki kiri.
• Kaki kanan ditekuk ke dalam, dan kaki kiri tetap lurus. Begitu sebaliknya.
• Posisi Berdiri
• Kedua kaki merapat, kemudian badan di bongkokkan dengan diikuti mencium lutut.
• Kedua kaki membuka, cium kaki kanan dan kemudian kaki kiri.
• Kaki kanan disilangkan di depan kaki kiri, dan cium lutut kaki kanan tersebut. Begitu sebaliknya.
• Kaki kiri lurus, digunakan sebagai penopang badan. Kemudian kaki kanan diangkat dengan ditekuk dibntu dengan kedua tangan sebagai penahan. sebaliknya
• Kaki kiri lurus, pegang ujung kaki kanan, kemudian tarik ke atas. Sebaliknya.


RUJUKAN
sepak takraw. https://jejaka32.wordpress.com. Di akses tanggal 30 Agustus 15
2013/07.analisis olahraga sepak takraw. http://oalahraga.blogspot.com. Di akses tanggal 30 agustus 2015
sepak takraw. https://id.wikipedia.org. Di akses tanggal 30 agusutus 2015
Hudain, adnan muhammad, juli-desember 2012. analisis komponen fisik dan struktur tubuh dengan kemampuan sepaksila pada permainan sepaktakraw mahasiswa bkmf sepaktakraw fik unm.ilara.volume 03, no 02, http://digilib.unm.ac.id/files/disk1/9/universitas%20negeri%20makassar-digilib-unm-muhammadad-446-1-1.adnan-k.pdf. Di akses tanggal 30 agustus 2015

Sabtu, 29 Agustus 2015

BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar belakang
Manajemen Finansial – Sebuah pengelolaan semua fungsi keuangan , termasuk di dalamnya adalah cara perolehan serta penggunaan semua penghasilan dari seseorang / lembaga .
Kebebasan Finansial – Disini finansial lebih diartikan sebagai sebuah keadaan yang bebas hutang karena adanya penghasilan yang tetap ditambah tersedianya dana lebih / cadangan yang dapat digunakan pada kebutuhan yang tak dapat diduga.
Sugiharto (2008:1) menyimpulkan “kepelatihan olahraga adalah pengulangan beberapa gerakan tertentu secara teratur dan sistematis, berirama, dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan tubuh”. Suharno (1992:3) menyebutkan pengertian melatih adalah aktivitas pelatih menyiapkan dan menciptakan situasi lingkungan latihan sebaik mungkin dan menghubungkannya dengan anak latih sehingga terjadi proses berlatih secara efektif dan efisien untuk mencapai sasaran latihan pada saat itu.
Lalu apakah sudah tepat untuk mengganti pemain, bahkan pelatih di pertengahan musim. Semua itu tergantung pada kondisi team saat itu, team managemen mempunyai penilaian tersendiri untuk para arsitek yang menangani team mereka. Jika di rasa arsitek masih mampu untuk mengolah team maka managemen tidak akan menggantinya, tetapi jika di rasa arsitek atau pelatih dirasa tidak mampu menangani team tersebut maka managemen akan menggantinya.
Tetapi mengganti pelatih di pertengahan musim terkesan terburu – buru, karena ada juga pelatih yang membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan kondisi team. Tetapi itu semua kembali ke managemen suatu team.


2. Rumusan Masalah
Rumusan masalah
1. Bagaimanakah keadaan finansial klub di dunia sekarang ?
2. Apakah hakekat pelatih yang sebenarnya pada sebuah klub sepak bola?
3. Apakah sudah tepat melakukan pergantian pelatih di pertengahan musim ?


3. Tujuan
1. mengetahui bagaimana keadaan finansial klub – klub di dunia sekarang
2. mengetahui hakekat pelatih pada sebuah klub sepak bola
3. mengetahui apakah sudah tepat pergantian pelatih pada pertengahan musim



BAB II
PEMBAHASAN
1. Keadaan Finansial Klub Di Dunia
Pengertian Finansial Dan Penerapannya Di Bidang Ekonomi - Finansial adalah kata yang sangat akrab di telinga para ekonom atau siapapun yang bergerak di bidang ekonomi. Finansial sering diartikan dengan keuangan. Pengertian ini memang tak salah, tetapi jika dijabarkan secara lebih rinci, ternyata finansial dalam bidang ekonomi memiliki arti yang lebih luas dari pada sekedar keuangan semata.
Dari peninjauan lebih lanjut , ternyata pengertian finansial mencakup beberapa aspek seperti halnya :
• Ilmu Keuangan beserta aset yang lain
• Manajemen / pengelolaan aset itu
• Bagaimana cara perhitungan serta pengaturan resiko sebuah proyek, dll
• Dari paparan beberapa aspek di atas, finansial dapat diartikan sebagai :
• Tampilkan riwayat pesan
• Management Finansial
Sebuah cara untuk mempelajari kapasitas per personal, organisasi dan bisnis dalam bidang pengelolaan, peningkatan, pengalokasian, sekaligus penggunaan sumber daya moneter yang seiring dengan waktu, perhitungan resiko hingga penentuan prospek.
Sebuah sistem administrasi yang mengatur secara detail semua urusan keluar masuk keuangan sebuah perusahaan / lembaga / instansi .
Finansial yang baik sangat ditentukan oleh sistem manajemen yang teratur, baik, serta memiliki nilai yang dapat dipertanggung jawabkan kepada semua pihak yang berkompeten.
Secara ringkas dapat dikatakan bahwa pengertian finansial dalam bidang ekonomi adalah segala aspek yang berhubungan dengan uang, baik yang meliputi perputaran uang tersebut maupun sistem pengelolaannya.
Perkembangan Finansial
Perkembangan Finansial
Dalam perkembangan lebih lanjut dewasa ini, ternyata penerapan kata finansial makin berkembang seiring penggunaan yang makin komplek dalam bidang ekonomi. Sebut saja seperti penggunaannya pada kata :
Krisis finansial - Dalam hal ini krisis finansial adalah sebuah penggambaran bermacam macam situasi dimana sebagian besar aset keuangan mengalami kerugian sebagian besar dari nilai yang dikandungnya. Krisis finansial pada umumnya diterapkan pada kehancuran sistem ekonomi di bidang krisis mata uang, bursa efek, termasuk juga timbulnya kepanikan di bidang perbankan di masa resesi.
Manajemen Finansial – Sebuah pengelolaan semua fungsi keuangan , termasuk di dalamnya adalah cara perolehan serta penggunaan semua penghasilan dari seseorang / lembaga .
Kebebasan Finansial – Disini finansial lebih diartikan sebagai sebuah keadaan yang bebas hutang karena adanya penghasilan yang tetap ditambah tersedianya dana lebih / cadangan yang dapat digunakan pada kebutuhan yang tak dapat diduga.
Struktur Finansial – Adalah sebuah struktur / sistem dari sebuah perusahaan yang menunjukkan bagaimana cara semua kegiatan aktiva sebuah perusahaan itu dibiayai. Biasanya menyangkut berbagai sumber pembelanjaan serta adanya perimbangan yang bersifat mutlak / absolut maupun yang bersifat relatif / nisbi antara total modal asing terhadap modal sendiri, baik ditinjau dari jangka pendek maupun jangka panjang..
Audit Finansial – sebuah langkah yang dilakukan untuk menilai tingkat efektifitas dan efisiensi terhadap jumlah produktifitas semua satuan kerja pengurus sebuah lembaga / instansi / perusahaan.
Kompensasi Finansial – sebuah langkah balas jasa , yang bisa berupa penambahan uang atau pemberian bonus di luar total penghasilan seseorang .
Manfaat Finansial – sebuah kondisi dimana pelaku bisnis memperoleh keuntungan yang lebih besar jika dibanding dengan resiko yang akan dihadapi dalam menjalankan bisnisnya. Saat pengkajian sebuah studi kelayakan bisnis , biasanya manfaat finansial sering dipergunakan.
Pengembangan pengertian finansial yang makin meluas pada akhirnya memberikan Anda berbagai kemudahan dalam menggambarkan fenomena, kondisi, konsep, maupun hal hal lain yang berhubungan dengan finansial

Menengok Perkembangan Industri Sepakbola Eropa

Hampir 50 tahun lampau, sepakbola professional masih menjadi urusan domestik setiap negara Eropa. Liga utama adalah arena kompetisi tunggal, dan satu-satunya kompetisi internasional adalah Piala Dunia. Kompetisi ini pun masih memperoleh sedikit perhatian. Sebagian besar penggemar hanya tahu sedikit tentang klub sepakbola idola mereka. Sekalipun untuk pertama kali Piala Dunia ditayangkan televisi pada tahun 1954, akan tetapi jangkauan siaran hanya mencakup 10% wilayah Eropa.
Sifat internasionalisasi sepakbola telah bergerak sejak abad ke-20 namun perkembangannya begitu lamban. Inggris misalnya, masih menolak keterlibatan pemain asing, dan Jerman masih berkutat di liga amatir.
Namun pemain-pemain sepakbola Amerika Latin telah bergerak lintas negara, dengan menjadi pemain di Italia dan Spanyol. Peruntungan ekonomi relatif masih terbagi merata. Industry penyiaran sedang dalam masa pertumbuhan, harga tiket murah, dan jarang terdengar keterlibatan sponsor.
Pasar pemain Eropa masih dapat dikendalikan dan upah yang diperoleh pemain umumnya masih rendah. Para pemain kebanyakan bermain amatiran dan pemain professional harus mencari pekerjaan tambahan di musim panas untuk menambah pundi-pundi mereka. Di Inggris, misalnya, upah ditentukan menurut kesepakatan dengan klub dan biasanya setara dengan yang diterima oleh seorang pekerja kasar.
Sebagian besar klub dikontrol oleh sebuah komite yang dipilih dan klub itu harus membayar manakala akan menjadi anggota liga. Akuntabilitas masih langka. Tiap pemilik klub berkuasa mutlak atas organisasinya, bukan karena persoalan uang, akan tetapi karena mereka juga menjadi anggota komite. Di Inggris, setiap pemilik klub dilarang mengelola uang mereka sendiri oleh perserikatan sepak bola.
Di negara lain, ada keterlibatan perusahaan dalam memberikan dukungan keuangan kepada klub. Namun semua itu bukan untuk kepentingan komersial, akan tetapi karena tuntutan serikat buruh dan hal itu karena para penggemar masih terisolir dalam sebuah kawasan perkotaan tertentu.
Misalnya, klub Eindhoven didukung oleh Phillips (Belanda), kemudian Schoux didukung oleh perusahaan mobil Peugeot (Prancis), Bayer Leverkusen didukung oleh Bayer (Jerman), dan Juventus didukung oleh Fiat (Italia).
Klub-klub sepakbola tumbuh pesat di negara yang memiliki jumlah penduduk relatif padat seperti Jerman, Prancis, Inggris, Spanyol, dan Italia. Pada tahun 1956 (saat Masyarakat Ekonomi Eropa dibentuk), liga didominasi oleh klub berdasarkan jumlah perolehan kemenangan.
Di Spanyol, Real Madrid dan Barcelona masing-masing telah memperoleh 8 kejuaraan. Di Italia, Juventus, AC Milan, dan Inter, memperoleh 6 kejuaraan. Sementara di Inggris, Manchester United, Arsenal, dan Liverpool meraih 5 kemenangan.
Ke-9 klub tersebut telah mendominasi liga hampir selama 60 tahun dan posisi mereka memiliki kekuatan separuh diantara G14 (yang sesungguhnya memili 18 anggota). Dalam perserikatan sepakbola Uni Eropa, mereka juga separuh dari kekuatan lobi yang ada. Hanya Jerman dan Prancis yang belum berhasil menjadi kekuatan dominan.
Diantara anggota G14 lainnya, Bayern Munich, Borussia Dortmund, dan Bayer Leverkusen memenangkan liga Jerman hanya sekali dalam dekade 1947-1956 (tapi ketika itu liga nasional belum terbentuk). Marseille, Paris Saint-Germain, dan Olympique Lyonnais juga hanya meraih satu gelar Perancis (liga yang didominasi oleh Nice and Reims). hanya ada tiga anggota G14 di luar 5 negara besar.
Ajax dan PSV di Belanda juga hanya menang 2 gelar dalam dekade yang sama, tapi liga nasional baru saja dibentuk. Porto di Portugal telah memenangkan satu gelar, 7 dari sembilan lainnya dimenangkan oleh Sporting Lisbon dan 2 lagi oleh Benfica.
Jika menengok besar kecilnya negara, biasanya masing-masing negara itu hanya didominasi oleh 2 klub besar saja. Misalnya Celtics dan Rangers (Skotlandia), Ajak dan PSV (Belanda), dan Benfica dan Porto (Portugal).
Periode akhir Perang Dunia Kedua hingga 1990 merupakan periode stagnasi atau penurunan. Di Inggris kehadiran penonton turun dari sekitar 18 juta per musim pada akhir tahun 1940-an menjadi hanya 8 juta per musim pada tahun 1990. Di Jerman dan Perancis tingkat kehadiran penonton statis, antara 6-7 juta. Hanya Italia yang mencatat peningkatan berkelanjutan selama periode tersebut, dari 6 juta pada tahun 1960 sampai dengan 8 juta pada tahun 1990.
Sejak tahun 1990, liga Inggris, Jerman, dan Perancis telah menikmati pertumbuhan penonton yang pesat. Di Inggris kehadiran penonton meningkat lebih dari 50%, dari 8 juta menjadi 13 juta. Di Prancis dan Jerman naik hampir 2 kali lipat, dari 6 juta menjadi hampir 12 juta di Jerman dan dari sekitar 4 juta menjadi 8 juta di Perancis. Selama periode yang sama laju pertumbuhan penonton di AS rata-rata lebih lambat. Hanya di Italia yang masih stagnan sejak tahun 1990-an.
Pendapatan klub atas penjualan tiket juga perlu disimak. Antara tahun 1947 hingga 1990, pendapatan tiap klub rata-rata meningkat 42%.
Yang pasti, ini lebih baik daripada tingkat pertumbuhan rata-rata di Inggris selama periode tersebut, tapi lebih suram dibandingkan dengan liga utama AS. Jika kita bandingkan dengan kinerja klub rata-rata di liga utama, dibandingkan periode yang sama pendapatan MLB tumbuh sekitar 4 % persen per tahun secara riil hingga tahun 1990, sedangkan laba NFL tumbuh sekitar 7 % per tahun dan pendapatan NBA tumbuh sebesar 10% per tahun. Namun, sejak tahun 1990 pendapatan divisi Inggris telah tumbuh pada tingkat yang luar biasa dari 13 % per tahun secara riil.
Pada tahun 1956 rata-rata klub liga Inggris memiliki pendapatan sekitar $ 3 juta diukur dengan nilai uang saat ini, dibandingkan dengan rata-rata $ 20 juta untuk klub MLB, $ 7 juta untuk klub NFL dan $ 2 juta untuk NBA club.
Pada tahun 1990 pendapatan klub di Inggris telah meningkat menjadi sekitar $ 20 juta sementara MLB, NFL dan NBA masing-masing $ 75 juta, $ 68 juta dan $ 45 juta. Selama 15 tahun terakhir liga Inggris telah memperoleh pendapatan rata-rata $ 125 juta, dibandingkan dengan $ 142 juta untuk MLB, $ 167 juta NFL dan $ 101 juta untuk NBA.
Penyebab meningkatnya pendapatan keuangan klub-klub Eropa adalah (i) meningkatnya pendapatan dari lisensi hak penyiaran; (ii) meningkatnya pendapatan dari iklan dan sponsor; dan (iii) komersialisasi tiket yang semakin tajam.
Televisi mungkin telah menjadi kontributor tunggal yang paling penting untuk transformasi ini. Sampai akhir tahun 1980-an banyak lembaga penyiaran nasional di Eropa adalah BUMN (seperti BBC). Di Inggris klub tidak bersedia untuk menjual langsung hak untuk menyiarkan liga sepak bola secara langsung sampai tahun 1983, dan ketika mereka melakukannya memperoleh kurang dari £ 3 juta per musim dan harus dibagi terhadap 92 klub Liga Sepakbola. Di Jerman hak untuk menyiarkan pertandingan Bundesliga senilai DM 10 juta di pertengahan 1980-an. Pada tahun 1984 hak eksklusif untuk menyiarkan liga sepak bola Prancis nasional dan internasional seharga FFr 10 juta.
Atas dasar ini masuk akal untuk memperkirakan bahwa pada tahun 1985 nilai gabungan dari siaran 5 liga terbesar bernilai tidak lebih dari € 30 juta. Menurut Deloitte (2005) pendapatan TV gabungan dari lima besar liga lebih dari € 250 juta pada tahun 2003/04. Ini merupakan peningkatan seratus kali lipat dalam waktu hanya 20 tahun.
Selama tahun 1980-an ada serangkaian krisis keuangan di klub sepak bola Eropa (misalnya di Inggris pada awal tahun 1980, di Perancis dan Spanyol pada akhir 1980-an).
Salah satu tanggapan terhadap krisis ini dengan mengadopsi pendekatan yang lebih komersial untuk pengelolaan klub. Inggris pada tahun 1982 mengizinkan direksi klub diberikan gaji, menyiarkan pertandingan langsung, mengizinkan sponsor seragam klub, dan memperbolehkan klub menanamkan saham di pasar modal (Tottenham adalah klub Inggris pertama yang melakukannya pada tahun 1983). Di Perancis pembatasan dilonggarkan untuk memungkinkan klub mencari pembiayaan sendiri. Cara lain adalah mencoba dan mengatur olahraga lebih erat dan membatasi wewenang pengelolaan klub (misalnya dengan membentuk DNCG di Perancis, sebuah komite yang ditunjuk oleh liga untuk memeriksa keuangan klub). Keinginan untuk mengelola klub yang lebih besar dan keinginan mengendalikan pasar dalam rangka melestarikan pesaing dan struktur yang ada, tetap di jantung perdebatan atas masa depan industri sepakbola Eropa.

1. Klub-klub menolak menyetor dana jaminan.
Sebelum kompetisi dimuali pada akhir 2011 kemarin, PSSI meminta tim-tim peserta untuk menyetorkan dana jaminan ke bank yang telah ditunjuk PSSI. Untuk peserta kompetisi level 1, jumlahnya sebesar Rp. 5 Miliar. Sedangkan untuk peserta kompetisi level 2, jumlahnya Rp. 3 Miliar. Namun apa lacur, sebagian besar klub keberatan untuk menjalankannya. Sampai saat ini, tidak diketahui apakah semua tim kontestan memenuhi ketentuan tsb. Informasi terakhir yang saya baca di surat kabar, PSSI meurunkan uang jaminan dari 5 M menjadi 3 M untuk kompetisi level 1.
Dana tsb bukanlah semacam upeti yang harus dibayarkan klub kepada PSSI, melainkan untuk klub itu sendiri. Dana akan tetap utuh jika keuangan klub sehat. Dan baru digunakan ketika klub mengalami kesulitan finansial. Yang saya ketahui, klub daerah saya, telah mendapat surat jaminan dari bank BUMN, yang berupa kesanggupan pihak bank untuk menjamin keuangan klub sebesar yang diminta PSSI.
Di Eropa, ketika akan menjalani sebuah kompetisi, tim peserta diwajibkan memiliki sejumlah dana tertentu atau jaminan dari bank. Jika tidak, ini akibatnya :
- Tujuh klub Liga Segunda B Spanyol didegradasi ke Divisi Tercera karena tidak bisa memberi jaminan keuangan bagi pemainnya.
- Klub Liga Swiss, Neuchatel Xamax, dicoret sebagai peserta Liga Super Swiss.

2. Klub tidak tahu diri dalam menggaji pemain.
Kontrak pemain di Liga Indonesia, paling rendah berkisar pada angka 250-300 juta permusim/setahun. Itu harga pemain lokal dengan kualitas tidak terlalu bagus. Bila berstatus pemain timnas, harganya bisa mencapai angka minimal 600 juta rupiah. Apalagi pemain asing yang berkualitas tinggi, bisa melampaui 1 (satu) miliar rupiah. Wajarkah ini?
Kita ambil sampel harga 300 juta rupiah untuk durasi kontrak satu tahun. Dalam sebulan, seorang pemain menerima gaji Rp. 25 juta. Atau Rp. 6.250.000 perminggu. Gaji PNS golongan IV saja hanya seperlimanya. Sedangkan kebutuhan hidup layak atau UMR/UMP di Indonesia, tidak ada yang melebihi Rp. 2 juta. Dengan demikian, standar gaji pemain-pemain di Liga Indonesia sangat melampaui angka kelayakan. Apalagi jika disandingkan dengan prestasi yang diraih.
Di sisi lain, pendapatan klub, jika dari tiket, hak siar, dan sponsor, saya berani bilang hampir semua klub balance-nya negatif alias minus. (Jangan menengok ke era APBD, ini sudah jaman profesional bung).
Rata-rata jumlah penonton di ISL (sebagai sampel, karena pada bilangnya paling rame), untuk klub besar seperti Persib dan Arema, berada di kisaran angka 20 ribuan. Persija (22.908), Arema (21.724), Persipura (20.068). Sedangkan untuk klub-klub kecil rata-rata 5000-7000 orang saja.
Sebagai ilustrasi, pendapatan kotor dari tiket dengan kehadiran 20.000 penonton dikali harga tiket (misal) Rp. 20.000 dikali jumlah pertandingan kandang 17x (untuk liga yang diikuti 18 klub), maka “hanya” akan menghasilkan pendapatan kotor sebesar Rp. 6,8 Miliar. Ingat, ini adalah pendapatan kotor, belum dipotong biaya sewa stadion, keamanan, dll.
Sedangkan, jika sebuah tim memiliki 18 orang pemain dengan nilai kontrak Rp. 300 juta, maka akan mengeluarkan Rp. 5,4 miliar untuk menggaji mereka. Jika sebuah klub memiliki skuad lebih dari 18 dan juga pemain asing, tentu pengeluarannya akan lebih besar. Terlebih jika gaji staff dan manajemen juga dimasukkan. Belum lagi pemberian bonus pertandingan jika tim menang. Apalagi bagi tim kecil dengan penonton sedikit, pemasukan lebih kecil pula.
Manajemen klub-klub sepakbola Indonesia, seolah tidak menyadari potensi dari klub yang mereka pegang. Atau memang sadar tapi memaksakan diri???
Tentu aliran keuangan klub tidak sesederhana itu. Namun, ilustrasi di atas dimaksudkan memberi gambaran sederhana tentang keuangan klub. Ternyata tak ada salahnya juga dulu PSSI sempat melontarkan wacana pembatasan nilai kontrak pemain. Sekarang, resiko yang dikhawatirkan dari wacana tsb benar-benar terjadi.
Memang, jika klub-klub melakukan rasionalisasi gaji (sebagai langkah kecil menekan pengeluaran), makan kapitalisasi sepakbola akan benar-benar tejadi. Uangnya yang nantinya akan unjuk gigi. Hal yang sekarang terjadi di liga-liga Eropa. Di Indonesia, klub dengan basis suporter yang besar memiliki kesempatan lebih besar untuk mencapai prestasi di era kapitalisme sepakbola. Sedangkan, klub dengan basis suporter yang lebih kecil, akan kembang kempis menjalani kompetisi, dan hanya bisa naik-turun kasta seperti West Ham, Wolverhampton, Mallorca, Lecce, dll. Tetapi, itulah seleksi alam

2. Hakekat Pelatih Dalam Klub Sepak Bola
Sugiharto (2008:1) menyimpulkan “kepelatihan olahraga adalah pengulangan beberapa gerakan tertentu secara teratur dan sistematis, berirama, dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan tubuh”. Suharno (1992:3) menyebutkan pengertian melatih adalah aktivitas pelatih menyiapkan dan menciptakan situasi lingkungan latihan sebaik mungkin dan menghubungkannya dengan anak latih sehingga terjadi proses berlatih secara efektif dan efisien untuk mencapai sasaran latihan pada saat itu.

Seorang pelatih adalah salah satu sumber daya manusia dalam keolahragaan yang berperan sangat penting dalam pencapaian prestasi atlet yang dilatihnya (Budiwanto, 2004:6). Maka seorang pelatih hendaknya selalu berusaha untuk menjadi profesional dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang berhubungan dengan dan cabang olahraga yang dilatihkan. Seorang pelatih hendaknya memiliki keterampilan sesuai dengan cabang olahraga yang dilatihnya. Pengalaman sebagai pemain akan memberikan nilai tambah tersendiri dalam perannya sebagai pelatih yang memerlukan keterampilan. Misalnya dalam melatih passing dan dribling, maka pelatih harus memberikan contoh gerakan yang baik dari posisi badan hingga kaki, sehingga atletnya tidak mengalami kebingungan dan dapat dengan mudah menirukan gerakan yang diperagakan. Apabila pelatih tidak menguasai keterampilan yang dilatihkan, maka akan terjadi perbedaan persepsi dari masing-masing atlet, sehingga keterampilan yang diharapkan dikuasai atlet tidak dapat tercapai.
Martens (2004: 1-365) menyebutkan bahwa “ becoming a succesfull coach is principles of teaching, principles of behavior, principles of teaching, principles of physical training and principles of management”. Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa untuk menjadi pelatih yang sukses harus memiliki 6 prinsip, diantaranya prinsip dalam melatih, prinsip perlakuan, prinsip pengajaran, prinsip latihan fisik dan prinsip managemen. Prinsip melatih terdiri dari mengembangkan filosofi melatih, menentukan obyek yang dilatih, memilih gaya melatih, melatih karakter dan melatih berbagai atlet. Kemudian dalam prinsip perlakuan terdiri dari berkomunikasi dengan atlet, memotivasi atlet dan mengatur perilaku atlet. Prinsip pengajaran terdiri dari cara melatih mendekati permainan, pokok latihan, melatih energi tubuh, melatih kekuatan tubuh, kemampuan atlet dan memerangi obat-obatan. Sedangkan prinsip managemen terdiri dari mengatur sebuah tim, mengatur hubungan relasi dan mengatur resiko yang diperoleh.
Pelatih adalah tokoh sentral dalam proses latihan. Tokoh sentral tersebut harus memiliki ciri-ciri yang ideal antara lain, kepribadian, kemampuan fisik, keterampilan, kesegaran jasmani, pengetahuan dan pola pikir ilmiah, pengalaman, human relation dan kerjasama, dan kreatifitas (Budiwanto, 2004:5). Menjadi seorang pelatih harus memiliki ciri-ciri tersebut karena hal itu sangat mempengaruhi kualitas latihan yang dilakukan serta dalam menyusun jadwal latihan yang akan dilakukan sesuai dengan sistematika dalam latihan. Seorang pelatih harus selalu tampil prima baik secara fisik maupun mental. Hal tersebut sangat berpengaruh terhadap kondisi kejiwaan para atletnya baik pada saat latihan ataupun dalam menghadapi tekanan suatu perandingan. Pelatih yang memiliki kesegaran jasmani yang baik akan mampu memimpin dan menjalankan program latihan yang sudah disusun dan mampu memberikan gerakan keterampilan yang dilatihkan kepada atletnya.
Selain beberapa hal tersebut, pelatih juga harus memiliki keterampilan berkomunikasi yang baik sesuai dengan pendapat Martens (2004: 96) “succesfull coaches are masterful communications and unsuccesfull coaches often fail not because they lack knowledge of the sport but because off poor komunications skills”. Pendapat tersebut berarti kesuksesan pelatih adalah kemahiran berkomunikasi dan ketidaksuksesan pelatih bukan sering terjadi karena mereka kurang mengetahui olahraganya, tetapi karena keahlian berkomunikasi yang buruk. Jadi keahlian berkomunikasi harus dimiliki oleh pelatih agar mampu melakukan sesuatu hal sesuai dengan tujuannya.
Kesehatan mental merupakan salah satu aspek kejiwaan yang mutlak dimiliki seorang pelatih. Dalam melakukan latihan, banyak sekali gangguan dan masalah yang harus dihadapi pelatih, baik masalah internal, eksternal maupun masalah alam. Pelatih harus mampu menghadapi masalah tersebut dengan mempertimbangkan segala sesuatunya dengan analisa yang cepat dan tepat. Pelatih juga harus mempertimbangkan kondisi atletnya saat ada gangguan. Segala sesuatu yang berkaitan dengan atlet yang melakukan olahraga (pertandingan/perlombaan) selalu mempengaruhi dan membangkitkan emosi-emosi, impulse-impulse dari atlet tersebut (Yohanes, 1991:19). Kemampuan memecahkan masalah-masalah yang dihadapi dalam melatih tidak terlepas dari tingkat kecerdasan pelatih sendiri. Tingkat kecerdasan tersebut menunjuk pada Intelegence Quotient (IQ). Makin tinggi IQ pelatih, maka makin cepat dan maksimal dalam menganalisa dan menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam pelatihan.
Seorang pelatih juga harus memiliki kreatifitas dan daya imajinasi yang kuat, sehingga kualitas latihan dapat terus berkembang dan meningkat sesuai dengan harapan pelatih. Pelatih tidak hanya boleh puas dengan apa yang ia berikan dari hasil meniru dari kegiatan latihan yang didapatnya dari pelatih lain. Inovasi dan kreasi dalam menciptakan atau memodifikasi kegiatan latihan dapat meingkatkan prestasi dan keterampilan atletnya secara maksimal.
Harus disadari bahwa dalam melatih atlet dewasa dengan anak usia dini sangatlah berbeda, jadi pelatih harus memperhatikan kemampuan dan usia atletnya. Pelatih juga harus mencintai pekerjaan dan kegiatannya sebagai pelatih dan tidak hanya berpedoman pada materi saja, karena hal tersebut sangat mempengaruhi tingkat kepuasan diri. Apabila pelatih hanya memperhatikan materi saja, maka kemungkinan perkembangan atlet kurang diperhatikan. Menjadi seorang pelatih tidak boleh cepat merasa puas dengan hasil yang sudah dicapai, sehingga harus terus meningkatkan prestasi atletnya dengan selalu melakukan regenerasi dan peningkatan keterampilan yang baik.
Martens (2004: 71) menyebutkan bahwa “early adolescence (11 to 14 years), many believe that when adolescents go through the growth spurt they experience awkwardness (lack of agility, balance and coordination) until they have a chance to accommodate these changes”. Hal tersebut berarti sebelum masa muda (11 sampai 14 tahun), banyak yang percaya bahwa ketika remaja kekuatan pertumbuhan pengalaman mereka masih kacau (seperti kelincahan, keseimbangan dan koordinasi) sampai mereka mempunyai sebuah pilihan untuk mencukupi perubahan mereka. Jadi pada masa remaja kecenderungan pertumbuhan akan lemah apabila tidak ada tindakan untuk mengubahnya. Peran pelatih sangat berguna untuk mengubah pertumbuhan tersebut ke arah yang positif.
Berdasarkan beberapa pengertian di depan, maka dapat disimpulkan bahwa pelatih adalah seseorang yang melakukan pelatihan terhadap orang atau sekelompok orang untuk beberapa gerakan yang sistematis, berirama dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan tubuh yang dilakukan secara berulang-ulang.
Pelatih adalah seorang yang profesional yang tugasnya membantu atlet atau team dalam mencapai prestasi yang tinggi. Pelatih selain bertugas dalam membantu atlet juga memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk watak ayau tingkah laku atletnya dalam kehidupan bermasyarakat.
Seorang pelatih adalah sosok panutan bagi masyarakat sehingga tingkah lakunya akan diperhatikan oleh masyarakat, oleh karena itu pelatih sebagai sosok panutan harus bisa berperan sebagai model bagi masyarakat. Utuk mengoptimalkan penampilan, menjamin keselamatan, dan menaikan kesejahteraan olahragawan, para pelatih harus secara teratur menyesuaikan diri dengan perkembangan terbaru dan mengubah praktek latihannya. Perubahan seperti itu hanya dapat terjadi apabila :
1. Memiliki pemahaman atas perinsip-prinsip yang penting mengenai masing-masing bidang ilmu yang relevan
2. Harus rajin mencari pengetahuan baru dalam ilmu olahraga. Akan tetapi pelatih tidak perlu menjadi ilmuan dalam arti yang sesungguhnya, tetapi untuk menjadi profesional, pelatih harus menjadi konsumen aktif informasi ilmiah dan menerapkannya dalam dunia pelatihannya.

Tugas Peran Dan Kepribadian Pelatih
Tugas pelatih bukan hanya membantu atlet untuk meraih prestasi, akan tetapi lebih jauh dari itu, pelatih juga harus menanamkan nilai-nilai luhur yang terkandung didalam olahraga. Artinya bukan hanya juara yang dikejar oleh pelatih akan tetapi perilaku sosial atlet juga harus mendapat perhatian, karena atlet adalah model bagi masyarakat.
Di bawah ini akan diuraikan beberapa tugas utama seorang pelatih, dan juga termasuk harus bagaimana sebenarnya perilaku seorang pelatih dalam masyarakat.
1. Prilaku. Prilaku seseorang pelatih dimasyarakat harus menjadi contoh yang baik dalam masyarakat, artinya jangan sampai seorang pelatih ada perilakunya yang tidak sesuai dengan norma atau aturan-aturan kehidupan dalam masyarakat. Karena kehidupan seorang pelatih selalu jadi sorotan masyarakat.
2. Kepemimpinan. Jiwa kepemimpinan harus di miliki oleh seorang pelatih. Sebagai seorang pemimpin, pelatih harus mampu memberikan motivasi kepada atletnya juga harus mau menerima saran dari para pembantunya. Juga sifat seorang pemimpin akan terlihat dalam kondisi yang sekalipun kritis. Contohnya dalam keadaan klubnya atau atletnya kalah seorang pelatih harus bisa memperlihatkan sifat getelmennya.
3. Sikap sportif. Artinya dalam kondisi atau situasi apapun kita harus bisa menghormati keputusan yang dibuat oleh wasit, meskipin keputusan wasit itu sangat merugikan klub atau atletnya dan menghormati kemenangan lawan, akan tetapi bukan berarti kita harus sering mengalah melainkan kita kalah dengan terhormat.
4. Pengetahuan dan Keterampilan. Tidak diragukan lagi seorang pelatih harus memiliki dan menguasai pengetahuan yang luas terutama pengetahuan tentang ilmu-ilmu yang mendukung dalam proses pelatihan, juga harus mampu memberikan contoh yang baik dalam hal keterampilan cabang olahraganya. Jadi intinya seorang pelatih itu adalah seorang yang berpendidikan.
5. Keseimbangan emosional. Kemampuan bersikap wajar dalam kondisi dan situasi yang sangat tertekan, atau terpaksa harus menerima kenyataan di lapangan padahal klubnya di rugikan itu adalah tingkat keseimbangan emosional yang baik. Artinya seorang pelatih harus mampu mengendalikan emosinya (self control) dan yang penting lagi sikap ini harus bisa di tularkan kepada atletnya.
6. Imajinasi. Kemampuan ini adalah kemampuan untuk membentuk khayalan-khayalan mental tentang obyek yang tidak nampak. Ini biasanya tertuang dalam proses latihan yang selalu menciptakan hal-hal yang baru juga dalam taktik permainan, baik taktik menyerang ataupun taktik bertahan.
7. Ketegasan dan Keberanian. Seorang pelatih harus memiliki keberanian yang tegas dalam mengambil keputusan pada kondisi yang tertekan.
8. Humor. Satu sikap yang nampaknya sangat enteng padahal sangat perlu, cita rasa humor yang tinggi akan mendekatkan hubungan dengan para atletnya. Kemampuan untuk bisa membuat atletnya tertawa sehingga menimbulkan suasana yang rilex,menyegarkan dan akan membawa dampak yang positif pada atletnya.
9. Kesehatan. Betapa beratnya tugas seorang pelatih, disamping tugas sehari-harinya dia juga harus mempersiapkan program untuk latihan esok harinya. Ini menuntut kesehatan dan vitalitas yang tinggi dari seorang pelatih.
10. Administrator. Pelatih juga sebagai pengelola olahraga, oleh karena itu harus mampu mengorganisir program latihan dan pertandingan, menginventarisir data-dataatletnya, data kemajuan dan kemunduran yang dialami oleh atletnya dan tidak boleh terlewatkan dari analisisnya.

2. GAYA KEPEMIMPINAN PELATIH
Berbagai gaya atau kepemimpinan dalam melatih sering dipakai oleh pelatih gaya yang dipakai itu ada yang cocok ada yang tidak, sehingga dalam proses melatihnya dia berhasil ada juga yang gagal dalam melatihnya.
Secara garis besartipe atau gaya kepemimpinan melatih itu menurut Pate and Rottela dan McClenaghan (1993) ada 4 tipe. Yaitu terdiri dari :
1. Gaya kepemimpinan Otoriter
Ciri-ciri gaya melatih yang otoriter adalah sebagai berikut :
o Berkuasa penuh terhadap pengendalian atlet dan orang lain.
o Selalu memerintah dalam kelompoknya
o Semua pekerjaan dikerjakan sesuai dengan keyakinannya.
o Kurang menghargai kedudukan orang lain
o Selalu memberikan hukuman bagi yang mengabaikan tugasnya.
o Pembagian pekerjaan selalu di putuskannya
o Semua ide muncul atas keputusannya
2. GAYA KEPEMIMPINAN DEMOKRASI
Ciri-ciri gaya melatih yang demokrasi adalah sebagai berikut :
o Ramah dan bersahabat
o Rencana kerja slalu didiskusikan dengan kelompok
o Tidak terlalu mengikat
o Slalu menerima dari saran dari pihak lain
3. Gaya kepemimpinan berpusat pada atlet. Ciri-cirinya
o Penekanan utama memenuhi kebutuhan atlet
o Selalu berinteraksi dengan atlet dan orang sekitar
o Akan berhasil dalam tingkat kesulitan yang sedang
o Kurang mendorong semangat tempur kepada atlet
4. Gaya kepemimpinan yang berpusat pada tugas. Ciri-cirinya :
o Fokus terhafap kemenangan
o Kurang berinteraksi dengan atlet
o Slalu sukses dalam tugasnya
• Kurang harmonis dengan anggota se tim


3. Sudah Tepatkah Melakukan Pergantian Pelatih Di Tengah Musim
Transfer windows
MASA BERBURU, merupakan periode dalam satu tahun setiap klub dapat mendatangkan pemain baru entah dari satu negara atau negara lain. Transfer akan komplet saat pihak klub mendaftarkan pemainnya ke FIFA sebelum batas terakhir transfer. Transfer windows telah menjadi istilah resmi yag biasa digunakan untuk mendatangkan dan kemudian mendaftarkan pemain baru. Ini sesuai dengan yang dituangkan di FIFA Regulations on the status and Tranfer of Player.
Berdasarkan regulasi masing-masing asosiasi sepakbola diperbolehkan memutuskan periode transfer windows. Yang artinya waktu untuk membeli pemain dan kemudian didaftarkan ke FIFA antara Negara satu dengan Negara lainnya berbeda.
Akan tetapi, FIFA telah menetapkan dua periode dalam transfer windows pertama yakni pada awal musim dan pertengahan musim atau yang sering disebut summer transfer dan winter transfer di sejumlah negara Eropa. Periode transfer windows pertama tak melebihi 12 minggu, sementara transfer windows kedua tak boleh melebihi empat minggu.
soccer
Performance Related Clause
BERDASARKAN PERFORMA
Salah satu klausul yang ,melekat dalam dalam transfer ini baru muncul dalam beberapa tahun terakhir. Biasanya ini dikenakan pada pemain baru yang masih muda namun memiliki talenta spesial atau pemain baru yang sebelumnya tak diperhitungkan dapat melejit peformanya secara mengesankan diklub lamanya. Tujuannya, klub penjual medapat uang lebih secara bertahap
Secara harfiah klausul ini merupakan sebuah kesepakatan antara dua klub, dimana klub A membeli pemain dari klub B dengan harga yang telah disepakati. Tapi klausul yang mengatakan klub A sebagai pembeli harus membayar lagi sejumlah uang yang telah ditentukan andai pemain itu bisa mengantarkan klub A meraih gelar juara. Atau si pemain berhasil mencetak banyak gol. INtinya, si pemain mampu menunjukkan performa dan prestasi yang gemilang
Salah satu contoh terjadi pada Manuer Neuer dari FC Schalke ke Bayern Munchen. Dia digaet dengan nilai 18 juta euro dan dikontrak hingga 2016. Namun andai mampu juara Bundesliga. Pihak Bayern harus membayar lagi ke Schalke sebesar 3 juta euro. Jika juara Liga Champions, 4 juta euro harus disetorkan lagi. soccer
Buy Back Clause
MEMATANGKAN PEMAIN
Ini merupakan sebuah klausul yang melekat pada klub yang menjual seorang pemainnya ke klub lain. Dalam kesepakatan, klub penjual bisa membeli kembali si pemain dengan dari klub pembeli dengan aturan yang telah disepakati. Opsi pembelian kembali ini intinya pihak penjual wajib mematuhinya.
Biasanya klausul ini digunakan oihak penjual dengan harapan si pemain yang dijual bisa bermain cemerlang di klub barunya. Dengan kata lain mematangkan potensi si pemain diklub baru. Namun jika tak menampilkan performa yang mengesankan pihak penjual dapat membelinya kembali. Ini terjadi pada kasus Oriol Romeu yang pindah dari Barcelona ke Chelsea dengan durasi 2 tahun. Jika Chelsea tidak memperpanjang, maka Barcelona dapat membelinya kembali. soccer
Co-Ownership
MINIMALKAN PENGELUARAN
Dunia transfer akhir-akhir ini diramaikan dengan istilah kepemilikan bersama atau co-ownership. Di Italia dikenal dengan sebutan comproprieta. Itu adalah suatu system dua klub yang memiliki kontrak satu pemain secara bersamaan. Hanya saja, pemain itu hanya terdaftar bermain untuk satu klub. ini bukan sistem universal. Biasanya digunakan di Italia. Argentina, Uruguay, dan Cile.
Kebanyakan pemain yang dikontrak menyangdang status pemain muda bertalenta. Sangat beralasan. Jika si pemain dianggap tak sesuai yang diharapkan klub maka akan dijual dengan separuh harga. Lain dari itu, pihak klub enggan berjudi menjual setengah kepemilikan pemain bintang. Klub pun tak terlalu rugi dalam pengeluaran.
Hal ini terjadi pada Stepan El-Shaarawy dari Genoa yang dijual setengah kepemilikannya ke AC Milan. Begitupula Milan juga menjual setengaj kepemilikan Alexander Merker ke Genoa, walau sekarang Merkel dipinjam lagi oleh Milan.
Satu lagi contoh kasus co-ownership yang sukses dilakukan oleh AC Milan yaitu Kevin Princee Boateng memboyong dari Genoa pula. Setelah satu musim dengan Milan bermain dengan menakjubkan, pihak Milan langsung mempermanenkan dengan kepemilikan penuh pada musim kedua di Milan. soccer
Buy Out Clause
PAGAR BAGI PEMAIN
Klausul buy out merupakan istilah yang melekat dalam kontrak seorang pemain yang membela sebuah klub. Itu digunakan untuk memagari pemain agar tidak dibajak oleh klub lain. Biasanya pemain yang memilili klausul ini adalah pemain bintang yang sedang meroket permainannya dan memiliki value yang tinggi. Dia bisa berseragam klub lain andai ada klub yang sanggup membayar nilai klausul buy out saat si pemain masih memiliki kontrak bersama klub lamanya.
Siapa yang tak kenal bomber asal Portugal ini, Cristiano Ronaldo. Saat masih berkostum Manchester United bermain moncer dan meraih banyak gelar termasuk pemain terbaik dunia. Pemain yang memiliki tubuh yang atletis saat itu diincar mati-matian oleh Real Madrid walaupun Manchester sudah memagari Ronaldo dengan value yang fantastis. Namun akhirnya Real Madrid memaksa CR7 (julukan di MU) beganti nama menjadi CR9 di Madrid (nomor 7 Madrid masih dipakai Raul Gonzales) dan memecahkan rekor transfer Ricardo Kaka 56 juta euro (AC Milan ke Madrid) dengan nilai 80 juta euro. Yang menjadikan dia saat ini Pemain Termahal Dunia. soccer
Third Party
MENGATASI KEBANGKRUTAN
Kepemilikan pihak ketiga dalam sepakbola adalah kepemilikan hak ekonomi seorang pemain oleh pihak ketiga seperti agen sepakbola, lembaga olah raga, atau investor lainnya. Keterlibatan investor dalam kepemilikan pemain adalah praktek umum dalam sepakbola, terutama di Brasil dan Argentina karena banyak klub yang bangkrut atau mengalami krisis financial.
Untuk mengatasinya jelas pihak klub memperbolehkan pengusaha atau investor lain membeli hak ekonomi pemain muda dan kerap memberikan dana untuk biaya latihan dan akomodasi. Sebagai imbalannya, mereka berhak mendapatkan presentase dari transfer si pemain. Artinya, jika pemain itu dijual, pihak ketiga yang ikut memilikinya berhak menentukan bagian dari proses transfer tersebut.
Salah satu kasus yang banyak menyita perhatian adalah transfer Carlos Tevez dan Javier Macherano dari Corinthians ke West Ham United pada Agustus 2006 silam. Hak kepemilikan kedua pemain dimiliki oleh Media Sport Investments (MSI) pimpinan Kia Joorachian. MSI mengontrol 51% saham Corinthians. Tak hanya itu MSI juga ikut memiliki hak ekonomi beberapa pemain lain seperti Marcelo Mattos, Gustavo Nery, Roger, Carlos Alberto, Sebastian Dominguez, Marinho, dan Rafael Moura.
FIFA sendiri sudah melarang keterlibatan pihak ketiga dalam kepemilikan hak ekonomi pemain sejak Oktober 2007 silam. Itu si atu dalam artikel 18 FIFA Rules on the Status and Transfer of Player. soccer
Transfer Ban
HUKUMAN FIFA
Larangan transfer merupakan bentuk hukuman dari FIFA kepada klub yang melanggar aturan dalam transfer pemain. Biasanya dijatuhkan dalam durasi setahunhingga dau tahun. Klub dilarang membeli pemain baru pada masa bursa transfer.
AS Roma pernah kena imbas sanksi ini pada 1 juli 2005 tidak diperbolehkan melakukan transfer selama setahun. I Lupi dinyatakan bersalah telah menggaet Philippe Mexes dari Auxerre padaSeptember 2004 tanpa mengeluarkan uang.
Padahal, Mexes masih terikat kontrak dengan Auxerre. I Lupi dianggap mempengaruhi Mexes untuk melanggar kontraknya. Hukuman itu dikurangi setelah I Lupi mengajukan banding ke CAS. Namun I Lupi harus membayar kepada Auxerre sebesar 7 juta euro yang memang harga dari Mexes.
Pada 3 September 2009, Chelsea dilarang membeli pemain baru pada transfer musim dingin 2010 dan transfer musim panas 2010. Chelsea dianggap bersalah dalam proses transfer Gael Kakuta dari Lens. Namun, hasil banding menetapkan Chelsea tak bersalah dan larangan transfer dicabut. soccer LoanPALING MUDAH MEMINJAM pemain adalah opsi paling mudah untuk mendatangkan pemain baru tanpa harus mengeluarkan dana berlebih. Peminjaman pemain ada beberapa jenis. Antara lain, peminjam pemain dengan membayar kepada klub pemilik si pemain, peminjaman pemain tanpa membayar kepada klub pemilik, dan peminjaman pemain dengan opsi pembelian permanen.
Kasus terakhir terjadi pada Aquilani dipinjam oleh AC Milan dengan opsi pembelian permanent dari Liverpool. Milan mau mempermanenkan status Aquilani sebagai pemain Milan dengan syarat mampu tampil 25 disemua laga di Milan. Jika syarat itu terpenuhi maka Milan wajib membeli pemain tersebut.
Namun kesepakatan peminjaman pemain intinya tergantung dua pihak klub. Persoalan gaji si pemain juga harus berdasarkan kesepakatan. Biasanya klub peminjam memiliki kewajiban untuk menggaji pemain yang dipinjam. Soccer
Lalu apakah sudah tepat untuk mengganti pemain, bahkan pelatih di pertengahan musim. Semua itu tergantung pada kondisi team saat itu, team managemen mempunyai penilaian tersendiri untuk para arsitek yang menangani team mereka. Jika di rasa arsitek masih mampu untuk mengolah team maka managemen tidak akan menggantinya, tetapi jika di rasa arsitek atau pelatih dirasa tidak mampu menangani team tersebut maka managemen akan menggantinya.
Tetapi mengganti pelatih di pertengahan musim terkesan terburu – buru, karena ada juga pelatih yang membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan kondisi team. Tetapi itu semua kembali ke managemen suatu team.
Ini lah beberapa contoh fakta yang terjadi jika suatu team merombak teamnya pada pertengahan musim :
Ruud Gullit: Langkah QPR Tidak Tepat
Ruud Gullit menilai keputusan QPR untuk mengganti pelatih di tengah musim tidak akan membawa mereka lebih baik dari sebelumnya.
Mantan pelatih Chelsea Ruud Gullit mempertanyakan momen penunjukkan Mark Hughes sebagai pelatih baru di Queens Park Rangers.
Gullit menilai langkah yang diambil QPR dengan mengganti pelatih di tengah musim sangat tidak tepat.
"Ketika anda mengganti pelatih di tengah musim, pada pertandingan pertama selalu akan ada perubahan. Biasanya akan ada respon dari pemain-pemain dan ada enegi baru. Tetapi kemudian semua itu tiba-tiba menghilang begitu saja. Asosiasi manajer Liga telah membuat laporan yang menunjukkan hal tersebut," ujar Gullit kepada the London Evening Standard.
"Ini adalah pembenahan dalam sekejap, bukan solusi jangka panjang. Itulah yang dikatakan statistik dan mereka tidak berbohong. Anda selalu berharap semuanya menjadi lebih baik, tetapi itu tidak selalu terjadi."
"Banyak kasus yang menunjukkan bahwa hal tersebut tidak lebih baik dari sebelumnya. Ini adalah perjudian, begitulah jika anda mengganti pelatih. Orang-orang di manajemen tidak tahu bagaimana cara kerjanya. Mereka hanya berharap semuanya menjadi lebih baik."
Musim ini penampilan Napoli seakan antiklimaks dengan beberapa musim lalu, yang mana jika musim lalu merupakan salah satu tim pesaing kuat peraih scudeto namun musim ini justru jeblok adalah hasil yang masih didapati El Partonopei. Sampai dengan pekan ke empat pentas Seri A dimainkan tercatat Napoli hanya meraih satu kali kemenangan, satu kali hasil imbang dan dua kali menelan kekalahan. Hasil yang pastinya terbilang sangat buruk untuk tim yang dihuni pemain – pemain berkualitas jempolan. Buruknya performa ini sendiri memberikan imbas buruk utamanya pada allenatore Napoli Rafael Benitez. Kabar yang mencuat jika sang pelatih diprediksikan bakalan segera lengser dari kepelatihannya.
Musim ini menjadi hal yang menyakitkan buat Napoli karena hasil buruk terus menghantui klub asal Naples ini. Bahkan dalam pentas Liga Champions sendiri mereka juga gagal mengikuti setelah dalam babak playoff dikandaskan oleh Atletico Bilbao. Rentetan hasil buruk ini mencuatkan rumor kepelatihan Benitez akan segera berakhir di Napoli dan yang dikabarkan akan menjadi suksesor adalah mantan pelatih Manchester City yakni Roberto Mancini yang akan didatangkan. Meski hanya sebatas isu saja namun hal ini dinilai kalangan luas bukan sebagai sebuah penyelesaian, hal ini sendiri diberikan opininya oleh Ottavio Bianchi yang notabene adalah pelatih Napoli pada 1985-1989 dan 1992 – 1993.
Mantan alloenatore Napoli ini sendiri mengungkapkan jikalau langkah Napoli yang tepat adalah tetap mempercayai Benitez sebagai pelatih. Hal ini dikarenakan memang menggantikan sosok penting seperti pelatih di tengah musim tak akan mungkin mampu menyelesaikan masalah yang ada. “Saya tak terlalu paham situasi Napoli sekarang. Jadi, mustahil bagi saya untuk memberikan penilaian. Satu-satunya hal yang ingin saya katakan adalah saya selalu yakin bahwa mengganti pelatih di tengah musim bukanlah sesuatu yang bisa menyelesaikan masalah tim,” tutur Ottavio Bianchi kepada media.
Sampai saat ini sendiri masalah apa yang sejatinya ada pada Napoli memang belum terkuak asal muasalnya. Beberapa kali isu yang ada memang Benitez sudah tak cocok dengan presiden Napoli saat ini. Bahkan mengenai minimnya pemain yang didatangkan disinyalir juga menjadi sebab buruknya Napoli musim ini. Namun apapun permasalahannya jelas ini masih musim baru dan masih ada banyak laga yang akan dilakukan Napoli. Tinggal bagaimana kiprah Benitez dalam klub ini dalam memberikan kontribusinya dan sampai kekalahan masih membayangani El Partonopei maka bukan suatu hal mustahil tengah musim ini kepelatihannya akan lengser di klub ini.

BAB III
PENUTUP
1. Kesimpulan
1. Finansial adalah kata yang sangat akrab di telinga para ekonom atau siapapun yang bergerak di bidang ekonomi. Finansial sering diartikan dengan keuangan.
2. Penyebab meningkatnya pendapatan keuangan klub-klub Eropa adalah (i) meningkatnya pendapatan dari lisensi hak penyiaran; (ii) meningkatnya pendapatan dari iklan dan sponsor; dan (iii) komersialisasi tiket yang semakin tajam
3. Sugiharto (2008:1) menyimpulkan “kepelatihan olahraga adalah pengulangan beberapa gerakan tertentu secara teratur dan sistematis, berirama, dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan tubuh”.
4. Suharno (1992:3) menyebutkan pengertian melatih adalah aktivitas pelatih menyiapkan dan menciptakan situasi lingkungan latihan sebaik mungkin dan menghubungkannya dengan anak latih sehingga terjadi proses berlatih secara efektif dan efisien untuk mencapai sasaran latihan pada saat itu.
5. Gaya kepemimpinan seorang pelatih klub sepak bola :
6. Gaya kepemimpinan otoriter
7. Gaya kepemimpinan demokrasi
8. Gaya kepemimpinan berpusat pada atlet
9. Gaya kepemimpinan yang berpusat pada tugas
10. Berdasarkan regulasi masing-masing asosiasi sepakbola diperbolehkan memutuskan periode transfer windows. Yang artinya waktu untuk membeli pemain dan kemudian didaftarkan ke FIFA antara Negara satu dengan Negara lainnya berbeda.
11. Akan tetapi, FIFA telah menetapkan dua periode dalam transfer windows pertama yakni pada awal musim dan pertengahan musim atau yang sering disebut summer transfer dan winter transfer di sejumlah negara Eropa. Periode transfer windows pertama tak melebihi 12 minggu, sementara transfer windows kedua tak boleh melebihi empat minggu.
12. Transfer pemain atau pelatih di anggap tepat jika memang suatu team membutuhkan figure seorang pelatih yang baru, tetapi harus dengan perhitungan dan perencanaan resikonya. Dengan kondisi finansial yang mempuni suatu team dapat merombak teamnya kapan saja demi terwujudnya team yang ideal.
13. Transfer pemain atau pelatih di anggap tidak tepat jika terkesan terburu – buru, atau managemen tidak sepenuhnya melihat kondisi team hanya melihat secara instan saja.




DAFTAR RUJUKAN

http://www.heqris.com/2014/12/pengertian-finansial-dan-penerapannya.html
http://olahraga.kompasiana.com/bola/2014/03/31/menengok-perkembangan-industri-sepakbola-eropa-643528.html
http://ndrakbar.blogspot.com/2013/12/hakekat-pelatih.html
http://haryadideni.blogspot.com/2013/09/pengertian-pelatih-coach.html
http://olahraga.kompasiana.com/bola/2012/05/28/krisis-finansial-klub-klub-sepakbola-indonesia-salah-sendiri-460620.html
https://udanlinggis.wordpress.com/2012/02/19/istilah-dalam-transfer/
http://bola.potret.co/italia/performa-buruk-napoli-tak-butuh-ganti-pelatih

Rabu, 19 November 2014

puisi bagus

Description: C:\Users\FADHIL\Pictures\120.jpgTertegun di atas alunan music yang membawa terbang ke atas awan
Mengiringi kepedihan hati yang membuat hati remuk,
Derai hembusan nafas yang perkasa
Mulai keluar  guna mengluarkan rasa sakit di dalam hati,
Tidak ada dokter yang dapat menyembuhkan penyakit ini
Karena obat penyakit hati ada 2 yaitu cinta dan cita
Alunan music bukan obat bagi penyakit ini
Melainkan hanya sebagai pengiring ketenangan batin

Karena dengan music kita bisa mengekspresikan semua.nya

puisi ( belaian yang hilang )

BELAIAN YANG HILANG

Ketika awan petang mulai menutupi matahari yang sedang tersenyum
Kita berdiri menyaksikan danau yang mulai kering
Hangatnya belaian hati yang tak kan pernah ku rasakan lagi
Apakah awan petang akan selalu menutupi matahari yang sedang tersenyum….
Ketika aku memandang wajah manis itu
Tiba tiba berubah menjadi tangisan yang amat pedih
Cinta ku yang amat besar membuat aku rela melepaskan kebahagian ku demi melihat wajah yang manis itu
Karena aku yakin bahwa awan petang tidak akan selamanya menutupi matahari
Tapi matahari akan menyinari bumi hati ku
Ketika embun pagi mulai membasahi dedaunan
Ketika itu pula air mata mulai membasahi hati…..
Dinginya tetesan embun, perlahan lahan mulai masuk kesanubari
Meskipun, matahari perlahan lahan bersinar
Raga ini tetap terasa dingin
Karena aku tau hangatnya tubuh ini hanyalah di belaian cintaku
Yang kini tak kan pernah ku rasakan kembali …………….
Indahnya, hangatnya belaian cintamu punah lah sudah


Kamis, 13 November 2014

olahraga di tinjau dari aspek ontologi

BAB I
PENDAHULUAN
1.      Latar belakang
Untuk  menyelesaikan dan bertanggung jawab atas tugas yang telah diberikan oleh guru pembimbing kepada kami. Maka kami menyusun makalah ini dengan penuh tanggung jawab.
Dan semoga dengan di susunnya makalah ini, makalah ini digunakan sebagai media pembelajaran, karena materi ini adalah kumpuan dari beberapa sumber yang baik. Sehingga setelah kita menggunakan makalah ini sebagai media pembelajaran,  kita semua, kususnya kami bisa lebih mengerti dan menguasai tentang materi ini.
Makalah ini berisi tentang materi olahraga yang di tinjau dari berbagai aspek, yaitu di tinjau dari aspek ontology, epistemology, dan aksiologi.
Dari aspek ontology olahraga adalah gerak yang sistematis, jika di di tinjau dari aspek epistemology olahraga yang benar adalah olahraga yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu, sedangkan yang di tinjau dari aspek aksiologi adalah olahraga untuk meningkatkan kebugaran dan kesehatan jasmani.
Dan semoga ilmu yang kita pelajari menjadi ilmu yang barokah sehingga apabila ilmu kita barokah menjadikan ilmu kita akan bermanfaat sampai kapan pun.
Mengingat kami juga manusia biasa apabila ada kesalahan atau kekurangan pada makalah ini kami memohon maaf yang sebesar -besarnya.

2.      Rumusan Masalah
Rumusan masalah
1.      Jelaskan tentang olahraga di tinjau dari aspek ontologi ?
2.      Jelaskan tentang olahraga di tinjau dari aspek epistemology ?
3.      Jelaskan tentang olahraga di tinjau dari aspek aksiologi ?

3.      Tujuan
1.      Memahami dan mengerti tentang olahraga yang ditinjau dari aspek ontologi
2.      Memahami dan mengerti tentang olahraga yang ditinjau dari aspek epistemologi
3.      Memahami dan mengerti tentang olahraga yang ditinjau dari aspek aksiologi














BAB II
PEMBAHASAN

1.      OLAHRAGA DITINJAU DARI ASPEK ONTOLOGI

Pengertian paling umum pada ontologi adalah bagian dari bidang filsafat yang mencoba mencari hakikat dari sesuatu. Pengertian ini menjadi melebar dan dikaji secara tersendiri menurut lingkup cabang-cabang keilmuan tersendiri. Pengertian ontologi ini menjadi sangat beragam dan berubah sesuai dengan berjalannya waktu.
Secara singkat ontology adalah menjawab tentang “ APA “. Baiklah berikut pandangan olahraga di tinjau dari aspek ontology :
Istilah olahraga terdapat dalam bahasa Jawa yaitu olahrogo. Olah artinya melatih diri menjadi seorang yang terampil sedangkan rogo artinya badan. jadi olahraga adalah suatu bentuk pendidikan individu dan masyarakat yang mengutamakan gerakan-gerakan jasmani yang dilakukan secara sadar dan sistematis menuju suatu kualitas yang lebih tinggi.
Bisa pula dengan menggunakan kata sport untuk padanannya, yang menurut sejarah berasal dari kata disportare (bhs. Inggris kuno) artinya bersenang-senang, pengisi waktu luang. Di Indonesia, istilah olahraga muncul tahun 60-an, saat istilah pendidikan jasmani yang sudah ada lebih dulu dihapus
Menurut wikipedia, arti olahraga adalah aktivitas untuk melatih tubuh seseorang, tidak  hanya secara jasmani tetapi  juga rohani (misalkan catur). Berdasarkan arti kata dalam undang undang ketentuan pokok olahraga tahun 1997 pasal 1, yang di maksud dengan olahraga adalah semua kegiatan jasmani yang dilandasi semangat untuk melelahkan diri sendiri maupun orang lain, yang dilaksanakan secara ksatria sehingga olahraga merupakan sarana menuju peningkatan  kualitas dan ekspresi hidup yang lebih luhur bersama sesama manusia.
            Makna olahraga menurut ensiklopedia Indonesia adalah gerak badan yang dilakukan oleh satu orang atau lebih yang merupakan regu atau rombongan.
            Olahraga adalah serangkaian gerak raga yang teratur dan terencana untuk memelihara gerak (mempertahankan hidup) dan meningkatkan kemampuan gerak (meningkatkan kualitas hidup). Seperti halnya makan, Olahraga merupakan kebutuhan hidup yang sifatnya periodik; artinya Olahraga sebagai alat untuk memelihara dan membina kesehatan, tidak dapat ditinggalkan.
Olahraga adalah suatu bentuk kegiatan jasmani yang terdapat di dalam permainan, perlombaan dan kegiatan intensif dalam rangka memperoleh relevansi kemenangan dan prestasi optimal.
Olahraga adalah aktivitas gerak manusia menurut teknik tertentu dalam pelaksanaannya ada unsur bermain : Ada rasa senang, Dilakukan waktu luang, Aktivitas dipilih (sukarela), Kepuasan dalam proses, Jika tidak dilaksanakan ada sanksi dan Nilai positif.
Selanjutnya adalah pengertian olahraga yang di kemukakan oleh beberapa pakar dan beberapa lembaga.
1. Cholik Mutohir
    Olahraga adalah proses sistematik yang berupa segala kegiatan atau usaha yang dapat mendorong mengembangkan, dan membina potensi-potensi jasmaniah dan rohaniah seseorang sebagai perorangan atau anggota masyarakat berupa permainan, petandingan, dan prestasi puncak dalam pembentukan manusia yang memiliki Ideologi yang seutuhnya dan berkualitas berdasarkan Dasar Negara atau Pancasila.
2. Dewan Eropa
 Olahraga sebagai “aktivitas spontan, bebas dan dilaksanakan dalam waktu luang”.
3. Edward (1973)
             Olahraga harus spontan dari konsep bermain, games, dan sport.
4. Wikipedia
             Olahraga adalah aktivitas untuk melatih tubuh seseorang, tidak hanya secara jasmani tetapi juga secara rohani (misalkan catur).

5. Soekarno
              Olahraga adalah alat untuk melaksanakan tiga tujuan revolusi Indonesia, yaiut: Negara Kesatuan RI yang kuat, masyarakat adil dan makmur, dan tata dunia baru. Dengan kata lain, Olahraga adalah alat untuk melaksanakan ampera (amanat penderitaan rakyat).
6. Suryanto Rukmono, S. Si
             Olahraga adalah suatu kegiatan untuk melatih tubuh kita agar badan terasa sehat dan kuat, baik secara jasmani maupun rohani.
7. Seno Gumira Ajidarma
            Olahraga adalah sarana kompetisi untuk menjadi nomer satu.
8. Jessica Dolland
            Olahraga adalah pereda stress yang sangat baik. Olahraga dapat mengalihkan pikiran dari kekhawatiran dengan cara meredakan ketegangan otot tubuh.
9. Kathryn Marsden
    Olahraga adalah pengusir stress terbaik yang pernah ditemukan.
10. Hans Tandra
    Olahraga adalah gerakan tubuh yang berirama dan teratur untuk memperbaiki dan meningkatkan kebugaran.
11.  Pengertian Olahraga (sport) dalam Declaration on Sport yang dikeluarkan International Council of Sport and Physical Education (ICSPE) dari UNESCO yaitu “setiap aktivitas berupa permainan yang dilakukan dalam bentuk pertandingan melawan orang lain, unsur-unsur alam, maupun diri sendiri”.
12. Istilah olahraga dipakai sebagai terjemahan dari “sport”, walaupun makna olahraga yang sebenarnya lebih luas dari pada itu. Dalam kurun waktu thn 60 sampai 80 an, kata olahraga digunakan untuk segala jenis kegiatan fisik; termasuk olahraga aerobik, jantung sehat, lari pagi, dan olahraga pendidikan di sekolah-sekolah.

13. Menpora malady
            Olahraga mencakup segala kegiatan manusia yang ditujukan untuk melaksanakan misi hidupnya dan cita-cita hidupnya, cita-cita nasional politik, sosial, ekonomi, kultural dan sebagainya.
14. Olahraga merupakan alat untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan jasmani, rohani dan sosial. (Renstrom & Roux 1988, dalam A.S.Watson : Children in Sport dalam Bloomfield,J, Fricker P.A. and Fitch,K.D., 1992).
15. Webster’s New Collegiate Dictonary (1980)
 yaitu ikut serta dalam aktivitas fisik untuk mendapatkan kesenangan, dan aktivitas khusus seperti berburu atau dalam olahraga pertandingan (athletic games di Amerika Serikat
            Dari sekian banyak pandangan terhadap apa yang di sebut OLAHRAGA baik yang dikemukakan oleh pakar olahraga maupun lembaga-lembaga tertentu, dapat kami simpulkan bahwa olahraga sesungguhnya adalah aktivitas gerak tubuh secara sistematis, bukan hanya untuk mendapatkan kebugaran dalam fisik atau mengembangkan kemampuan tetapi juga untuk mendapatkan kesenangan, dan menghilangkan stress.
            Olahraga ada juga yang disebut aktivitas kusus yaitu seperti berburu atau dalam olahraga pertandingan, dan ada juga yang pelaksanaannya dengan cara bermain yaitu seperti sepak bola, permainan bola basket, dll.

2.     OLAHRAGA DITINJAU DARI ASPEK EPISTEMOLOGI
Epistemologi dapat didefinisikan sebagai cabang filsafat yang mempelajari asal mula atau sumber, struktur, metode dan sahnya (validitasnya) pengetahuan.
Secara singkat epistemology adalah menjawab tentang “ BAGAIMANA “,berikut adalah pandangan olahraga ditinjau dari aspek epistemology :
Olahraga yang baik dan benar yaitu olahraga yang dilakukan secara teratur dan terukur. Lakukan olahraga sekurang-kurangnya 30 menit perhari dengan baik dan benar agar bermanfaat bagi kesehatan dan kebugaran tubuh. Sebagai contoh:
·         Turun dari bus lebih awal menuju tempat kerja yang kira-kira menghabiskan 20 menit berjalan kaki dan saat pulang berhenti di halte yang menghabiskan kira-kira 10 menit berjalan kaki menuju rumah.    
·         Membersihkan rumah selama 10 menit, dua kali dalam sehari ditambah 10 menit bersepeda.    
·         Berdansa selama 30 menit. Lakukan secara bertahap hingga mencapai 30 menit. Jika belum terbiasa dapat dimulai dengan beberapa menit setiap hari dan ditingkatkan secara bertahap.
Olahraga dianjurkan minimal 30 menit, lebih lama akan lebih baik.    
Olahraga dapat dilakukan dimana saja, tetapi tetap dengan memperhatikan lingkungan yang aman dan nyaman, bebas polusi, tidak menimbulkan cidera, misalnya: di rumah, sekolah, tempat kerja, dan tempat-tempat umum (sarana olahraga, lapangan, taman, tempat rekreasi).
Pilihlah olahraga yang digemari, aman, mudah, dan murah.
Dilakukan secara bertahap dimulai dari pemanasan 5-10 menit, diikuti dengan latihan inti minimal 20 menit dan diakhiri dengan pendinginan selama 5-10 menit.

1. Waktu Latihan Olahraga
Latihan olahraga hendaknya dilakukan pada udara terbuka dan bebas polusi, atau bila tidak, lakukanlah di ruang tertutup yang temperatur ruangannya dapat diatur.
Lakukanlah setiap sore hari minimal 30 menit. Menurut penyelidikan di Framingham USA, di Inggris, Belgia, National University of Singapore dan di Jepang bahwa serangan jantung frekuensinya banyak terjadi antara pukul 06.00–12.00 siang.

Beberapa faktor yag menjadi penyebab di antaranya adalah adanya circardian hormone adrenalin yang banyak bersirkulasi dalam tubuh pada pagi mulai pukul 04.00–09.00. Juga aktivitas fibrinolitic yaitu zat pengencer darah dari tubuh sendiri pada pagi hari aktivitasnya menurun sehingga darah relatif akan lebih kental pada pagi hari.
Menurut laporan terakhir Dr. Peter Kokkinos dari Veterans Affairs Medical Center dan dimuat di majalah kedokteran Circulation, Januari 22 2008, pada 15.660 orang pria veteran yang menderita atau tidak menderita penyakit cardiovaskuler, setelah melakukan tes treadmill, diperoleh hasil bahwa latihan fitness dapat mengurangi angka risiko kematian (mortalitas) sampai 70%.
Perlindungan terhadap penyakit jantung, stroke, diabetes, kegemukan, hipertensi, penurunan memori, kanker kolon, patah tulang, dan depresi pada pria dapat dilakukan dengan berolahraga.

2. Persiapan Sebelum Olahraga
Pilih kegiatan olahraga yang nyaman. Apakah yoga, berlari, bersepeda, atau olahraga lain, melakukan sesuatu yang disenangi akan membantu kita tetap mengikuti program. Jangan membiarkannya menjadi suatu kebiasaan. Mengganti kegiatan bila dibutuhkan untuk tetap bermotivasi.
Sebaiknya sebelum melakukan olahraga dilakukan pemeriksaan pendahuluan untuk menentukan dosis yang aman dan jenis olahraga yang cocok dengan tes pembebanan terutama bila terdapat keluhan seperti sering pusing, sesak nafas, nyeri dada. Berpenyakit seperti jantung koroner, asma, kencing manis, hipertensi, dll. Berusia diatas 30 tahun. 
·         Sebaiknya gunakan pakaian dan sepatu olahraga yang sesuai dan nyaman. 
·         Jangan lakukan olahraga setelah makan kenyang, sebaiknya tunggu hingga kurang lebih 2 jam.
·         Minum minuman yang sejuk dan sedikit manis (manis jambu).
Olahraga dapat dimulai sejak usia muda hingga usia lanjut.Dapat dilakukan dimana saja, dengan memperhatikan lingkungan yang aman dan nyaman, bebas polusi, tidak menimbulkan cedera. Misalnya: di halaman rumah, tempat kerja, dan lapangan.
Olahraga hendaknya dilakukan secara bervariasi, berganti-ganti jenisnya supaya tidak monoton dan membosankan.Frekuensi latihan dilakukan secara teratur 3-5 kali per minggu.

3. Pada Saat Melakukan Olahraga
Perlu diingat, jangan berolahraga sampai lelah dan kembalilah ke aktifitas secara bertahap. Biasanya, mulai dengan senam aerobik low-impact beberapa kali seminggu. Olahraga aerobik jenis high-impact seperti tennis misalnya, sebaiknya dilakukan secara bertahap. 
Apabila sulit berolahraga di luar rumah, pertimbangkanlah senam melalui video-video yang banyak dijual.
Intensitas latihan, untuk meningkatkan daya tahan tubuh harus mencapai 70-85% denyut nadi maksimal (DNM). DNM adalah denyut nadi maksimal yang dihitung berdasarkan:
DNM = 220 – Umur
Untuk membakar lemak dengan intensitas yang lebih ringan yaitu 60 - 70 % DNM.
 Sebagai contoh: Seseorang dengan usia 40 tahun akan mempunyai DNM = 220 – 40 = 180. Untuk membakar lemak orang tersebut harus berolahraga dengan denyut nadi mencapai: 60% x 180 = 108 s/d 70% x 180 = 126.
Waktu. Mulai semampunya, ditambah secara perlahan-lahan. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh  (endurance) perlu waktu antara 1/2-1 jam, untuk membakar lemak perlu waktu lebih lama (lebih dari satu jam).

4. Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Setelah Berolahraga
Jangan langsung makan kenyang setelah berolahraga, makanlah makanan lunak atau cairan seperti bubur kacang hijau. Sebaiknya kita menunggu satu jam sebelum makan besar. Gizi yang tepat juga penting. Dengan badan lebih bergerak, kita mungkin membutuhkan lebih banyak kalori agar menghindari kehilangan berat badan.
Minumlah secukupnya bila banyak berkeringat dan jangan langsung mandi. Minum cairan secukupnya sangat penting saat kita berolahraga. Air tambahan dapat membantu mengganti cairan yang hilang. Ingatlah bahwa meminum teh, kopi, kola, coklat atau alkohol justru dapat menghilangkan cairan tubuh.
Gantilah pakaian olahraga yang digunakan bila terlalu basah.

5. Hal-hal yang Tidak Dianjurkan dalam Berolahraga
Bila sedang demam atau sakit.
Untuk olahraga jalan bila terdapat varises pada kaki dan nyeri pada sendi terutama pada lutut.
Penyakit-penyakit:
·         Tekanan darah tinggi tidak terkontrol.
·         Kencing manis tidak terkontrol.
·         Kelainan katup jantung.
·         Kita dapat menjadi dehidrasi (hilang terlalu banyak cairan) bila kita tidak minum cukup untuk menahan tingkat cairan tubuh.
·         Kita dapat hilang massa tubuh tidak berlemak (lean body mass) bila kita terlalu banyak olahraga. Kasus parah dapat mengarah pada wasting.
·         Kita dapat melukai diri bila kita memakai bentuk olahraga yang salah.
Mengingkat program olahraga menjadi jadwal sedikitnya 20 menit paling tidak tiga kali seminggu. Jadwal ini dapat mengarahkan pada perbaikan yang bermakna dalam kesehatan jasmani dan kita kemungkinan akan merasa lebih baik.

6. Alasan Enggan Berolahraga 
Bila Anda tidak terbiasa berolahraga, memulainya mungkin menjadi sesuatu yang berat. Namun, begitu Anda tidak lagi mencari-cari alasan untuk menunda berolahraga, Anda pasti akan merasakan manfaat olahraga.

Berikut, 7 alasan orang menghindari olahraga dan tips mengatasinya:
ü  Terlalu tua. Bukan alasan, toh Anda bisa mencari tempat atau klub kebugaran yang membuka kelas sesuai usia Anda. 
ü  Terlalu gemuk. Tak perlu canggung atau malu. Umumnya, orang memang merasa malu untuk memulai berolahraga, padahal orang lain justru menghargai Anda sebagai individu yang berkomitmen dalam menjaga kesehatan tubuh. Lagipula, kalau Anda sudah kelebihan berat badan, sebetulnya justru harus rajin berolahraga. Aktivitas fisik sekecil apa pun pasti akan membantu menurunkan berat badan.
ü  Terlalu lemah. Justru aktivitas fisik yang teratur akan memberikan Anda tambahan kekuatan dan energi.
ü  Terlalu lelah. Kegiatan fisik yang teratur sebenarnya akan memberikan Anda tambahan tenaga. Dengan melatih otot, jantung, paru-paru dan pembuluh darah, maka Anda akan mendapat tambahan tenaga untuk mengatasi stres dan beban pekerjaan yang Anda hadapi sehari-hari. 
ü  Sering sakit. Anda tidak disarankan berolahraga bila kondisi tubuh tidak sehat. Namun, begitu Anda merasa sehat, mulailah berolahraga karena akan membantu Anda mempertahankan kondisi tubuh. Mulailah perlahan-lahan dan lakukan secara konsisten. 
ü  Tidak ada waktu. Tak perlu waktu berjam-jam untuk merasakan manfaat olahraga. Yang penting teratur dan porsinya cukup, seperti berjalan kaki selama 30 menit setiap hari. Perubahan-perubahan kecil pada kegiatan rutin Anda, seperti menggunakan tangga daripada lift atau memarkir kendaraan agak jauh dari kantor atau supermarket, juga dapat memberikan manfaat bagi kesehatan Anda, sama seperti manfaat yang didapatkan dari olahraga.
ü  Tidak bersemangat. Olahraga terbukti mampu meningkatkan dan mempertahankan suasana hati. Nah, bila Anda berhasil menyingkirkan penghalang yang menghambat Anda untuk memulai olahraga, Anda pun akan merasa lebih optimis dan bahagia. Cara terbaik untuk mengembalikan tubuh ke bentuk semula tentunya dengan berolahraga. Bukan saja membantu mengembalikan kelenturan otot dan menghilangkan timbunan lemak, tetapi juga sangat baik untuk mengatasi stres. Berkonsultasilah dengan dokter kapan sebaiknya mulai berolahraga.
Rajin berolahraga tidak hanya baik bagi kesehatan dan membuat tubuh Anda tampak proporsional. Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan oleh University of Texas di Amerika Serikat mengatakan bahwa berolahraga selama 30 menit setiap hari dapat membuat Anda lebih pintar.
Seperti dilansir laman Idiva, penelitian dilakukan kepada lebih dari 1.100 mahasiswa untuk melihat peningkatan nilai mereka. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa siswa yang mendapatkan nilai "A" melakukan olahraga paling sedikit 30 menit selama 3,52 kali dalam sepekan.Sementara itu, siswa dengan nilai C, D, atau F hanya berolahraga sekitar 2,81 kali sepekan.
Menurut ahli kebugaran Althea Shah, ada lima cara bagaimana olahraga bisa membuat Anda lebih pintar. Apa saja?
- Meningkatkan energi
Banyak yang berpikir bahwa terlalu banyak bergerak maka semakin banyak energi yang digunakan. Tetapi, olahraga yang dilakukan secara rutin dapat meningkatkan kekuatan otot dan daya tahan tubuh, sehingga memberikan energi untuk Anda berpikir lebih jernih serta muncul dengan ide-ide baru. Berolahraga selama 15 menit bisa membuat tubuh Anda menghasilkan lebih banyak energi untuk sel-sel otak.
- Mempertajam fokus
Dr. John Ratey mengatakan, olahraga dapat meningkatkan kinerja otak dalam jangka pendek dengan meningkatkan fokus selama dua hingga tiga jam sesudahnya. Cobalah olahraga satu jam sebelum melakukan presentasi di tempat kerja atau pidato. Dengan melakukan hal tersebut, diyakini Anda dapat lebih fokus dan melakukannya dengan baik. Dalam jangka panjang, hal tersebut dapat membantu Anda melawan penuaan otak atau alzheimer.
- Meningkatkan suasana hati
Olahraga dikenal dapat memicu endorfin, yang membantu meningkatkan fungsi otak. Setelah berolahraga, kemampuan memilah prioritas dapat meningkat dan memungkinkan Anda untuk menghalau gangguan dalam hidup. Selain itu, Anda lebih berkonsentrasi pada berbagai tugas.
- Meningkatkan memori
Otak akan bekerja lebih ketika tubuh lebih aktif. Dalam percobaan yang diterbitkan dalam sebuah jurnal, siswa diminta untuk menghafal serangkaian huruf. Kemudian, sebagian dari mereka diminta untuk berjalan, mengangkat beban atau olahraga lainnya. Hasilnya, siswa yang melakukan aktivitas olahraga menjawab lebih akurat dibanding mereka yang hanya diam setelah  menghafal.
- Meningkatkan produktivitas
Pegawai yang berolahraga pada tengah hari antara jam kerja, cenderung memberikan kontribusi lebih dibandingkan lainnya. Selain itu, mereka lebih produktif di tempat kerja. (art).
Bagaimana olahraga mempengaruhi seks Anda? Menshealth memaparkan bagaimana olahraga dapat mempengaruhi seks Anda, seperti berikut ini.
Meningkatkan aliran darah. Masuk akal juga: semakin banyak kita berolahraga, semakin sehat arteri, termasuk yang mengalir ke bawah. Latihan rutin cardio dapat memompa darah yang meningkatkan fleksibilitas arteri, sehingga lebih mudah untuk memperluas dan darah mengalir melalui pembuluh darah. Untuk pria, semakin baik alirah darah, ereksi akan lebih kuat. Peneliti di University of Texas di Austin meneliti 35 wanita dalam dua kesempatan terpisah menonton film perjalanan singkat yagn diikuti oleh sebuah video erotis; sebelum satu sesi, wanita bersepeda selama 20 menit. Menggunakan perangkat yang mengukur aliran darah ke vagina, para peneliti menemukan bahwa wanita 169% lebih terangsang sambil menonton film porno setelah sesi berkeringat.
Meningkatkan testosteron. Mengangkat beban dapat membantu memompa kadar hormon seks testosteron juga. Sebuah penelitian Baylor University menemukan bahwa kadar testosteron pria yang tertinggi selama 48 jam setelah mereka mengangkat beban. Secara umum, tetap sehaht juga bisa membantu menjaga kadar testosteron dari keterpurukan. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh New England Research Institutes mencatat bahwa ukuran pinggang pria berkorelasi dengan kadar testosteronnya. Lingkar pinggang lebih dari 104,14 cn adalah prediksi bahwa kadar testosteron lebih rendah daripada berat keseluruhan.
Olahraga secara teratur diketahui bisa memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Tapi peran olahraga dalam mengendalikan berat badan adalah sesuatu hal yang menarik.
Para ahli mengungkapkan telah sejak lama disadari bahwa olahraga adalah kunci untuk mengendalikan berat badan, nafsu makan, suasana hati dan juga perasaan sejahtera. Namun manfaat mengendalikan berat badan bisa menjadi motivasi tersendiri bagi banyak orang.
Beberapa orang yang melakukan olahraga di gym sebanyak 3 kali seminggu seringkali tidak mendapati berat badan turun. Tapi kegiatan ini bisa membantu seseorang mengontrol berat badannya.
Hal ini karena olahraga membuat tubuh jadi sensitif terhadap insulin. Jika seseorang berolahraga secara teratur maka tubuh dipaksa untuk sensitif terhadap insulin yang mendorong glukosa dari darah bergerak ke otot menjadi energi.
Efek yang muncul dari kondisi ini adalah kadar insulin di tubuh menjadi tetap stabil dan nafsu makan tidak akan melonjak tajam, sehingga berat badan terkendali dengan baik, seperti dikutip dari Mirror.co.uk, Kamis (10/1/2013).
Sementara itu dalam studi terpisah diungkapkan beberapa orang yang berolahraga dengan tujuan untuk menurunkan berat badan cenderung disarankan melakukan intermittent high intensity exercise (IHIE), yaitu olahraga sekitar 2,5-3 menit untuk menjadi kurus.
Hal ini karena pada cara olahraga IHIE, metabolisme tubuh tetap dibuat tinggi selama 48 jam tanpa perlu melakukan hal-hal lainnya, sehingga proses pembakaran kalori menjadi lebih panjang yang membuat berat badan bisa berkurang. Jumlah pasti aktivitas fisik yang perlu dilakukan seseorang bervariasi, hal ini tergantung dari berat badan yang dimiliki, target yang ingin dicapai dan juga kondisi kesehatan secara menyeluruh.
            Kesimpulan dari berbagai pendapat atau sumber yang tertulis di atas, sesunggungnya bagaimanakah olahraga itu ? untuk menjawab itu maka pandangan olahraga harus di tinjau dari aspek epistemology. Dari banyak pendapat di atas, dapat kami simpulkan,bagaimanakah olahraga itu ?, olahraga yaitu dengan cara menggerakan tubuh dengan sistematis dan berirama, bisa dengan cara bermain atau dengan cara kusus yang di lakukan secara sistematis. yang pertama adalah bagaimana cara melakukan olahraga yang baik dan benar, yaitu menggerakan tubuh atau berolahraga secara teratur sekurang-kurangnya 30 menit perhari, dan olahraga yang baik adalah olahraga yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu, karena masing-masing individu memiliki kebutuhan gerak yang berbeda seperti contoh balita mempunyai kebutuhan gerak yang berbeda dengan anak SD, begitu juga anak remaja memiliki kebutuhan gerak yang berbeda dengan lansia.
            Selanjutnya adalah bagaimana olahraga bisa membuat anak bisa menjadi lebih pintar, yaitu meningkatkan energy, mempertajam focus, meningkatkan suasan hati, meningkatkan memori, dan meningkatkan produktivitas.

3.     OLAHRAGA DITINJAU DARI ASPEK AKSIOLOGI
Aksiologi merupakan ilmu yang mempelajari hakikat dan manfaat yang sebenarnya dari pengetahuan, dan sebenarnya ilmu pengetahuan itu tidak ada yang sia-sia kalau kita bisa memanfaatkannya dan tentunya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan di jalan yang baik pula. Karena akhir-akhir ini banyak sekali yang mempunyai ilmu pengetahuan yang lebih itu dimanfaatkan di jalan yang tidak benar.
Secara singkat aksiologi adalah menjawab tentang “ UNTUK APA “, berikut adalah pandangan olahraga di tinjau dari aspek aksiologi :
Itulah apa yang para ahli katakan tentang manfaat berolahraga. Singkatnya, berolahraga tidak hanya untuk mengencangkan otot dan meningkatkan stamina tubuh. Ada banyak manfaat lain seperti efek psikologi yang disebabkan karenanya, dan ini membuktikan bahwa berolahraga memiliki multi manfaat. Fakta-fakta berikut ini menunjukkan kebenaran dari manfaat berolahraga; dan mudah-mudahan dengan menghadirkan fakta-fakta ini kita akan menyadari bahwa tidak ada alasan bagi anda untuk tidak berolahraga.
1. Berolahraga akan Meningkatkan Kapasitas Otak Anda
“Berolahraga meningkatkan energi dan menambah serotonin dalam otak”, begitu kata David Atkinson, direktur dari Cooper Venture Development Program, salah satu divisi dari Cooper Aerobic Center di Dallas, Amerika Serikat. Serotonin adalah hormon di otak yang berfungsi sebagai modulator kapasitas kerja otak yang mencakup pengatur stabilitas emosi, pemahaman dan nafsu makan. Jadi orang yang melakukan olahraga dengan jumlah cukup akan menemukan produktivitas mereka meningkat. Produktivitas seseorang tidak hanya berarti orang tersebut dapat memberikan kualitas kerja yang baik, namun ia juga dapat memberikan kontribusi untuk suasana kerja yang bahagia di tempat kerja.

2. Menggerakkan Tubuh Membantu Mencairkan Stres Anda
Berolahraga memberikan efek relaksasi yang baik untuk semua orang. Itu sebabnya ketika seseorang mulai berlatih, dia akan segera mengetahui bahwa hal itu akan mengurangi stres dan membuatnya menjadi pribadi yang lebih bahagia. Atkinson mengatakan bahwa ketika seseorang bahagia, efeknya tidak hanya menguntungkan orang itu sendiri. Kondisi ini menyebabkan orang tersebut menjadi tidak mudah marah, dengan demikian, meningkatkan kualitas hubungan dengan rekan-rekan kerjanya, keluarga dan orang lain.

3. Berolahraga akan Memberikan Energi
Berolahraga, meskipun hanya 30 menit sehari, dapat mengubah hari seseorang dari pagi sampai malam hari. Ketika endorphin dilepaskan ke dalam darah selama berolahraga, seseorang akan merasa lebih energik sepanjang hari. Endorphin adalah senyawa kimia dalam otak kita yang dapat membuat otak menjadi rileks.
Atkinson pernah mendapat keluhan dari kliennya yang mengatakan bahwa ia merasa lelah setelah berlatih. Atkinson menjelaskan bahwa kelelahan biasanya terjadi pada beberapa sesi pertama pasca berolahraga karena tubuh tidak terbiasa. Setelah itu, kelelahan akan hilang dengan sendirinya.

4. Tidak Sulit Mencari Waktu Untuk Berolahraga
Banyak orang berpikir bahwa mereka tidak punya waktu untuk berolahraga. Kemudian, tidak memiliki peralatan tertentu seperti sepasang sepatu olahraga menjadi penghalang. Sebenarnya, Atkinson menyatakan, berolahraga bisa dimulai dari pemikiran sederhana, “Berpikir bahwa kita membunuh dua burung dengan satu batu.” Itu berarti anda benar-benar melakukan dua hal atau mendapatkan dua keuntungan dengan melakukan satu kegiatan.
Anda bisa memulai dengan meminta anak-anak anda untuk bermain dengan sepeda mereka di taman. Anda bisa melihatnya sekaligus berolahraga pada saat yang bersamaan. Jika suatu hari anda perlu melakukan pertemuan dengan seseorang, anda bisa memilih tempat yang memiliki jogging track, taman, kolam renang atau fasilitas lain yang dapat digunakan untuk berolahraga. Anda bahkan dapat berolahraga saat melakukan tugas-tugas rumah. Yang penting adalah menggerakkan tubuh anda.


5. Berolahraga akan Membina Hubungan
Berolahraga meningkatkan hubungan anda dengan orang lain. Jika hal itu dilakukan bersama keluarga, anda akan merasakan lebih dekat dengan mereka. Hal ini juga berlaku jika anda berolahraga bersama dengan teman-teman anda. Selain itu, sangat mungkin bahwa anda mendapatkan teman-teman baru melalui berolahraga. Selain itu, orang-orang yang mencoba untuk mengurangi berat badannya, benar-benar membutuhkan dukungan dari teman-teman agar usahanya tersebut berhasil.

6. Berolahraga akan Melawan Penyakit
Penelitian menunjukkan bahwa berolahraga dapat memperlambat dan mencegah penyakit jantung, stroke, tekanan darah tinggi, kolesterol, diabetes, osteoporosis dan banyak penyakit lainnya. Berolahraga bahkan bisa memperlambat proses penuaan dan juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih baik, setidaknya anda bisa mengurangi kemungkinan terkena penyakit flu dan penyakit umum lainnya.

7. Berolahraga akan Memompa Jantung Anda Lebih Baik
Berolahraga membuat jantung anda kuat. Fungsi jantung dan sistem kardiovaskular bekerja lebih efektif, dan ini dapat mengurangi plak dalam pembuluh darah (yang dapat mempersempit aliran darah), sehingga jantung akan memompa darah lebih baik. “Jika jantung anda menjadi lebih kuat, masing-masing pompa akan memberikan sejumlah besar darah dan ini dapat memperlambat detak jantung anda,” kata Todd A. Astorino dari California State University-San Marcos.

8. Berolahraga akan Memperbaiki Diet Anda
Otot membakar lebih banyak kalori daripada lemak tubuh ketika anda sedang beristirahat. Dengan demikian, semakin banyak otot yang kita miliki, semakin baik metabolisme yang kita alami. Tentu pembakaran kalori tidak hanya terjadi ketika anda berada dalam kondisi beristirahat, tetapi ketika berolahraga juga. Dengan tingkat metabolisme yang baik, seseorang dapat memiliki pola makan yang sehat. Selama tidak terlalu berlebihan, setiap makanan favorit dapat dikonsumsi.

9. Berolahraga Meningkatkan Stamina Anda
Setelah dilakukan selama beberapa minggu secara konsisten, seseorang dapat merasakan perbedaan dalam tubuhnya. Otot-otot telah dikembangkan dan perkembangan ini dapat dirasakan ketika ia melakukan tenis, golf, bola basket atau olahraga lain yang membutuhkan kekuatan otot. Pada saat itu penambahan kekuatan yang berasal dari otot-otot bisa dirasakan, kata Atkinson.
Selain itu, otot-otot akan dapat bekerja lebih efisien, lebih cepat bereaksi dan daya tahannya juga akan meningkat.

10. Penurunan Berat Badan Bukan Tujuan Utama
Berolahraga memang menurukan beberapa kilo dari tubuh anda, namun manfaat dari berolahraga tidak hanya untuk mencegah kelebihan berat badan. Menggunakan olahraga hanya sebagai alat untuk menurunkan berat badan tidak akan menjadi motivator yang kuat bagi seseorang untuk berhasil. Hal ini terjadi karena orang biasanya tidak sabar dan ingin melihat hasilnya dalam sekejap. Penurunan berat badan melalui olahraga tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat.
Itulah mengapa motivasi dalam berolahraga tidak disarankan pada penurunan berat badan. Ada banyak tujuan yang lebih menggairahkan seperti merasakan hidup yang lebih baik, memiliki lebih banyak energi, mengurangi stres dll. Oleh karena itu, luangkan waktu untuk berolahraga tidak peduli seberapa sibuknya anda. Ingat pepatah : “Dalam tubuh yang sehat hidup jiwa yang kuat”.

10 alasan kesehatan untuk berolah raga
1. Membantu menurunkan dan menjaga berat badan
Jika Anda berolah raga, Anda membakar lebih banyak energi daripada yang Anda konsumsi.
2. Memberikan Anda energi
Setelah bekerja, Anda merasa lelah karena kelelahan secara mental, sirkulasi darah yang buruk dan rasa lapar. Olah raga akan memberikan energi bukan sebaliknya!
3. Melepaskan stress dan kegelisahan
Manfaat berjalan kaki lebih baik dan bertahan lebih lama dibandingkan dengan obat penenang.
4. Mencegah penyakit jantung, diabetes, osteoporosis dan kanker tertentu
Olah raga secara teratur dapat mengurangi tekanan darah, level kolesterol dan menurunkan resiko penyakit jantung. Olah raga juga meningkatkan jumlah kalsium dalam tulang dan lebih efektif mencegah osteoporosis daripada obat-obatan. Olah raga dapat mencegah pembentukan kanker termasuk kanker payudara dan usus.
5. Memperpanjang umur Anda
Orang-orang yang membakar setidaknya 2000 kcal per minggu dengan berolah raga, rata-rata hidup dua tahun lebih lama dibandingkan yang tidak berolah raga.
6. Mengurangi gejala-gejala premenstruasi dan menopause
Olah raga meningkatkan sirkulasi, memperbesar pembuluh darah dan mengurangi kram saat menstruasi. Pada wanita yang menopause, olah raga mengurangi kegerahan dan keringat saat malam hari.
7. Memperlancar pencernaan
Aktivitas fisik memperlancar pencernaan dan mencegah sembelit.
8. Menjaga kesehatan punggung
Olah raga menjaga otot, tulang muda, tulang sendi di punggung menjadi lebih kuat. Otot dii sekitar batang tubuh Anda menjaga tulang belakang Anda.
9. Mengurangi kekakuan pada tubuh
Olah raga meningkatkan sirkulasi, memperbesar pembuluh darah dan meningkatkan metabolism bahkan saat beristirahat.
10. Anda tampil lebih cantik
Olah raga menjadikan kulit Anda tampak lebih sehat, mata tampak lebih indah, otot lebih kuat, postur lebih baik dan mengurangi varises dan selulit.
Ternyata olahraga juga ada manfaat untuk lansia, yaitu :
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa berolahraga pada usia lanjut bisa memberikan manfaat bagi pengidap penyakit serius dan demensia. Studi yang dipublikasikan di British Journal of Sports Medicine ini memantau 3.500 orang sehat pada usia pensiun. Mereka yang melakukan olahraga tiga kali atau lebih ternyata lebih cenderung untuk tetap sehat selama delapan tahun berikutnya dibandingkan mereka yang lebih suka duduk di sofa.
Olahraga menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, diabetes, Alzheimer, dan depresi. Mereka yang melakukan olahraga pada usia 60-an juga lebih mudah melakukan aktivitas harian, seperti mencuci pakaian dan berpakaian. Setelah delapan tahun diikuti perkembangannya, seperlima dari partisipan ditemukan dalam kondisi sehat, tidak menderita penyakit kronis atau mengalami sakit fisik. Grup ini terdiri dari mereka yang selalu berolahraga dan relatif baru dalam aktivitas olahraga tersebut. Sedikit sekali dari mereka yang tidak berolahraga sama sekali.
"Melakukan olahraga rutin sepanjang hidup adalah sesuatu yang ideal," kata para peneliti seperti dikutip situs BBC edisi 26 November 2013. Tetapi ada manfaat kesehatan yang bisa diperoleh sekalipun dimulai pada usia lanjut. "Pesan utamanya adalah tetaplah aktif meskipun usia bertambah," ujar ketua peneliti, Dr Mark Hamer, dari University College London.
Kesimpulan yang bisa kami ambil dari berbabgai pandangan tentang olahraga yang ditinjau dari aspek aksiologi di atas adalah olahraga untuk meningkatkan kebugaran jasmani dan  agar tubuh kita selalu sehat, tetapi olahraga tidak hanya untuk itu tetapi olahraga juga untuk  meningkatkan kapasitas otak,  memberi energy, mencairkan strees, membina hubungan social, melawan penyakit, meningkatkan stamina, dan menurunkan berat badan.
Dan dari segi kesehatan olahraga untuk Membantu menurunkan dan menjaga berat badan, Memberikan Anda energy, Melepaskan stress dan kegelisahan, Mencegah penyakit jantung, diabetes, osteoporosis dan kanker tertentu, Memperpanjang umur Anda, Mengurangi gejala-gejala premenstruasi dan menopause, memperlancar pencernaan, menjaga kesehatan punggung, mengurangi kekakuan pada tubuh, Anda tampil lebih cantik.















BAB II
PEMBAHASAN
1.     KESIMPULAN
Ø  Dari sekian banyak pandangan terhadap apa yang di sebut OLAHRAGA baik yang dikemukakan oleh pakar olahraga maupun lembaga-lembaga tertentu, dapat kami simpulkan bahwa olahraga sesungguhnya adalah aktivitas gerak tubuh secara sistematis, bukan hanya untuk mendapatkan kebugaran dalam fisik atau mengembangkan kemampuan tetapi juga untuk mendapatkan kesenangan, dan menghilangkan stress.
Ø  Olahraga ada juga yang disebut aktivitas kusus yaitu seperti berburu atau dalam olahraga pertandingan, dan ada juga yang pelaksanaannya dengan cara bermain yaitu seperti sepak bola, permainan bola basket, dll.
Ø  bagaimanakah olahraga itu ?, olahraga yaitu dengan cara menggerakan tubuh dengan sistematis dan berirama, bisa dengan cara bermain atau dengan cara kusus yang di lakukan secara sistematis. yang pertama adalah bagaimana cara melakukan olahraga yang baik dan benar, yaitu menggerakan tubuh atau berolahraga secara teratur sekurang-kurangnya 30 menit perhari, dan olahraga yang baik adalah olahraga yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu, karena masing-masing individu memiliki kebutuhan gerak yang berbeda seperti contoh balita mempunyai kebutuhan gerak yang berbeda dengan anak SD, begitu juga anak remaja memiliki kebutuhan gerak yang berbeda dengan lansia.
Ø  Selanjutnya adalah bagaimana olahraga bisa membuat anak bisa menjadi lebih pintar, yaitu meningkatkan energy, mempertajam focus, meningkatkan suasan hati, meningkatkan memori, dan meningkatkan produktivitas.
Ø  olahraga untuk meningkatkan kebugaran jasmani dan  agar tubuh kita selalu sehat, tetapi olahraga tidak hanya untuk itu tetapi olahraga juga untuk  meningkatkan kapasitas otak,  memberi energy, mencairkan strees, membina hubungan social, melawan penyakit, meningkatkan stamina, dan menurunkan berat badan.
Ø  Dan dari segi kesehatan olahraga untuk Membantu menurunkan dan menjaga berat badan, Memberikan Anda energy, Melepaskan stress dan kegelisahan, Mencegah penyakit jantung, diabetes, osteoporosis dan kanker tertentu, Memperpanjang umur Anda, Mengurangi gejala-gejala premenstruasi dan menopause, memperlancar pencernaan, menjaga kesehatan punggung, mengurangi kekakuan pada tubuh, Anda tampil lebih cantik.


2.     SARAN
Agar terwujudnya makalah yang lebih baik, dai isi materi yang lebih komplek, kami selaku pembuat dan penerbit makalah ini mohon saran.
















olahraga di tinjau dai aspek ontologi

DAFTAR PUSTAKA
Prof. Dr. H. Harsuki, MA ( 2003 ). PERKEMBANGAN OLAHRAGA TERKINI (Kajian Para Pakar).  Jakarta. PT Rajagrafindo Persada
bagaimana olahraga mempengaruhi sexs anda. http://intisari-online.com/read/bagaimana. 13 oktober 2014
bagaimanaolahragabikinorangpintar.http://m.news.viva.co.id/cangkang/haji2014/read/421571. 13 oktober 2014
2013/01/10. Bagaimana olahraga dapat mengendalikan berat badan. http://health.detik.com. 13 oktober 2014
cara melakukan olahraga yang baik. http://www.smallcrab.com/kesehatan. 13 oktober 2014
10 fakta manfaat berolahraga. http://www.akuinginsukses.com. 13 oktober 2014
show wellness. http://id.oriflame.com. 13 oktober 2014
2013/11/26. olahraga pada lansia jauhkan penyakit serius. http://www.tempo.com. 13 oktober 2014
2013/12. Pengertian arti makna definisi olahraga menurut ahli pakar. http://www.ikerenki.com/. 13 oktober 2014
2010/03/29. Rekreasi olahraga. http://ayinosa31.wordpress.com. 13 oktober 2014